Hidup Sehatt,Tips Melindungi Mata dari Abu Vulkanik
- 30 Sep 2026 16:24 WIB
- Padang
Banyak orang menganggap abu vulkanik sama seperti debu biasa sehingga mengabaikannya. Padahal, partikel abu yang sangat kecil ini dapat terhirup dan masuk ke saluran pernapasan, serta mengenai mata dan kulit. Paparannya dapat menimbulkan berbagai keluhan kesehatan, terutama pada orang dengan penyakit pernapasan seperti asma atau bronkitis, serta kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Ukuran abu vulkanik yang sangat kecil membuatnya mudah terhirup dan masuk ke saluran pernapasan. Abu juga dapat mengenai mata dan kulit. Dampaknya dapat berbeda-beda, tergantung pada banyaknya abu di udara, lama paparan, serta kondisi kesehatan seseorang.
Abu vulkanik yang terhirup dapat mengiritasi saluran pernapasan dan menyebabkan batuk, tenggorokan terasa mengganjal, pilek, atau sesak napas. Keluhan ini bisa menjadi lebih berat pada penderita asma, bronkitis, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), serta anak-anak dan lansia.
Abu vulkanik yang mengenai mata dapat menyebabkan mata merah, perih, berair, atau terasa seperti ada pasir di mata. Jika mata kemasukan abu vulkanik, hindari menggosok mata karena dapat memperparah iritasi. Segera bilas mata dengan air bersih untuk membantu mengeluarkan abu yang masuk.
- Pakai Kacamata Pelindung: Gunakan kacamata rapat atau goggles yang menutup area atas, bawah, dan samping mata. Jika tidak ada, kacamata biasa tetap bisa dipakai sebagai perlindungan darurat.
- Jangan Mengucek Mata: Partikel abu vulkanik bersifat tajam dan kasar. Mengucek mata bisa menyebabkan goresan atau erosi pada kornea.
- Lepas Lensa Kontak: Segera lepas lensa kontak (softlens) jika Anda berada di area abu vulkanik. Abu bisa terselip di bawah lensa dan melukai permukaan mata.
- Bilas dengan Air Bersih: Jika mata terasa perih atau kemasukan debu, bilas perlahan menggunakan air mengalir atau teteskan air mata buatan (artificial tears) untuk membersihkan sisa abu.
- Batasi Keluar Rumah: Tetap berada di dalam ruangan dan tutup rapat pintu serta jendela saat terjadi hujan abu pekat di luar
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....