Berawal dari Rp50 Ribu, Mbak Nik Bertahan Bangun Rizfa Qu Selama 20 Tahun
- 08 Sep 2026 07:13 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Berawal dari modal Rp50 ribu, Ninik Riyanti atau Mbak Nik membangun usaha kuliner sejak 2006. Usaha tersebut terus berkembang hingga bertahan selama sekitar 20 tahun dengan berbagai produk makanan.
Cerita perjuangan Mbak Nik, sapaan akrab Ninik Riyanti, hadir dalam program Rang Mudo Kreatif RRI Pro 2 Padang. Dalam dialog tersebut, ia membagikan pengalaman membangun usaha dari nol, mulai dari berjualan bakwan hingga kini memproduksi beragam makanan kering, makanan basah, dan frozen food.
Mbak Nik memulai usaha ketika kondisi ekonomi keluarga membutuhkan tambahan penghasilan. Ia kemudian membuat bakwan dan puding pepaya, lalu menjajakannya dari rumah ke rumah hingga ke sejumlah perkantoran.
Keterbatasan modal dan sarana transportasi tidak menyurutkan langkahnya. Ia berjalan kaki sambil membawa dagangan dan mencatat pesanan secara manual karena saat itu belum tersedia pemasaran digital seperti WhatsApp dan media sosial.
Seiring waktu, Mbak Nik menambah variasi produk seperti dadar gulung, peyek, keripik, rengginang hingga berbagai jajanan pasar. Keripik sukun menjadi salah satu produk yang paling diminati pelanggan ketika bahan bakunya sedang tersedia, sementara peyek juga menjadi produk yang banyak dicari.
Dalam mengembangkan Rizfa Qu, Mbak Nik belajar secara mandiri dan mengikuti berbagai pelatihan UMKM. Ia mendapatkan pengetahuan mengenai pengemasan, perizinan hingga sertifikasi halal untuk mendukung perkembangan usahanya.
Kini Rizfa Qu memproduksi makanan kering, makanan basah dan produk beku dengan pemasaran melalui Facebook, Instagram, WhatsApp serta TikTok. Selain usaha kuliner, Mbak Nik juga mengembangkan jasa tata rias pengantin dan membuat kerajinan buket dari bahan daur ulang.
Bagi Mbak Nik, ketekunan dan keberanian untuk terus mencoba menjadi kunci mempertahankan usaha selama dua dekade. Ia mengajak masyarakat yang ingin berwirausaha untuk segera memulai dari kemampuan dan modal yang dimiliki, tidak perlu menunggu modal besar serta sebisa mungkin menghindari utang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....