Edukasi Satwa berikan Warna di RRI Fest RRI Padang 2026

  • 08 Sep 2026 04:14 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Selama 4 hari halaman RRI Padang (3-6 September 2026) penuh warna meriahkan gelaran RRI Fest 2026, termasuk komunitas-komunitas yang ada di kota Padang. Salah satunya adalah Komunitas Reptil dan Amfibi Padang(KRAP) yang menyuguhkan pameran sekaligus edukasi tentang dunia satwa yang sering dilihat dan dirasa menakutkan. Selama 4 hari itu komunitas reptil dan amfibi Padang dengan sabar menemani pengunjung, menjelaskan fakta menarik sekaligus cara aman berhadapan dengan hewan.

Berbagai jenis hewan dipajang mulai dari iguana, ular, kura-kura dan sebagainya menjadi hal yang menarik bagi pengunjung, tujuan utama dari komunitas ini bukan hanya memamerkan keunikan semata tetapi lebih ke edukasi bagi masyarakat agar tidak sembarangan membunuh saat bertemu dilingkungan sekitarnya dan juga memberikan edukasi tentang jenis hewan yang berbahaya dan cara penanganannya. Banyak masyarakat yang terlihat panik saat melihat ular padahal tidak semua ular berbahaya, dan komunitas ini meluruskan pemahaman itu untuk para pengunjung.

Kehadiran komunias ini menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Mereka penasaran mendatangi, melihat dan mengenal bahkan berinteraksi secara aman dengan berbagai reptil yang dipamerkan. Hari pertama dibuka saat lounching RRI Fest masyarakat banyak yang penasaran melihat dan mendengarkan penjelasan dari komunitas tentang reptil dan dunia hewan. Hari kedua banyak para pelajar dari sekolah yang berkunjung ingin tau dan belajar membedakan reptil berbisa dan tidak serta cara mengevakuasi dengan aman tanpa membunuh dan menyakiti hewan tersebut.

Hari selanjutnya terlihat masyarakat melakukan interaksi, pengunjung berani menyentuh dengan panduan dari komunitas, mereka berfoto dengan iguana dan ular yang jinak, suasana penuh tawa bercampur rasa takut karena ingin tau memenuhi suasana dengan berinteraksi langsung. Dari kegiatan ini komunitas reptil dan amfibi memberikan pesan bagi masyarakat bahwa reptil dan amfibi bukanlah musuh tetapi bagian penting dari keseimbangan ekosistem. Ular misalnya, ular berperan mengendalikan populasi tikus yang merugikan petani, merugikan pertanian dan juga kesehatan warga.

RRI Fest ini memang dirancang sebagai ruang bertemu, berbagi dan berkarya bersama dan kehadiran komunitas pencinta reptil dan amfibi turut melengkapi wajah festival ini bukan hanya menonjolkan hiburan tetapi juga memberikan edukasi yang membuka wawasan bagi masyarakat luas. Menjadi jembatan mengubah ketakutan jadi pemahaman, ketidaktahuan menjadi bijaksana terhadap alam. Banyak pengunjung mengatakan selama ini selalu merasa takut kalau melihat ular, apa lagi posisi kepala berdiri siap untuk menyerang, tetapi setelah ada penjelasan ternyata banyak yang tidak berbahaya, dan mengerti langkah apa kalau seandainya menemui hewan dilingkungannya.

Dalam acara RRI Fest 2026 ini memang ada target bagi RRI Padang seperti penuturan dari Ketua Panitia, Azman Afandi yang menargetkan 3.000 pengunjung, dan 60 UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan bazar selama 4 hari. Produk-produk UMKM lokal menghidupkan ekosistem komunitas di kota Padang. Ruang interaksi terbangun antara RRI,Pemerintah, Pelaku usaha dan masyarakat sehingga banyak pilihan untuk kelangsungan peredaran ekonomi yang tetap hidup dan berlangsung. Semoga kedepan kolaborasi untuk berbagi pengetahuan, kepedulian dengan aneka ragam usaha akan terus mewarnai untuk kebutuhan masyarakat. Untuk komunitas seperti komunitas reptil dan amfibi berharap semakin banyak masyarakat yang peduli pada keanekaragaman hayati disekitar kita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....