Maulid Nabi Bukan Sekadar Perayaan, Ini Maknanya
- 19 Sep 2026 18:01 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Maulid Nabi Muhammad SAW kerap diperingati melalui berbagai kegiatan keagamaan. Namun, peringatan tersebut memiliki makna lebih luas ketika umat mampu mengambil pelajaran dari kehidupan Rasulullah.
Dalam program Muda Bertaqwa RRI Pro 2 Padang, Ustazah Resti Wahyuni, S.Pd.I., M.Pd., mengajak generasi muda memaknai Maulid Nabi secara lebih mendalam. Perayaan seharusnya menjadi awal untuk menerapkan keteladanan Rasulullah.
Menurutnya, mengenal Rasulullah tidak cukup hanya melalui kisah dan sejarah kehidupan beliau. Nilai yang terkandung dalam perjalanan Rasulullah perlu dipahami dan diterapkan dalam kehidupan.
Keteladanan Rasulullah dapat dimulai dari hal sederhana di lingkungan sekitar. Cara berbicara, memperlakukan orang lain, menjaga kepercayaan, dan menyikapi persoalan menjadi bagian dari akhlak.
Generasi muda juga dapat menjadikan Rasulullah sebagai teladan ketika menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Keteguhan, kesabaran, dan sikap Rasulullah dapat menjadi inspirasi dalam menghadapi perubahan zaman.
Peringatan Maulid menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah. Kecintaan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui perasaan, tetapi juga melalui usaha mengikuti ajaran dan keteladanan beliau.
Meneladani Rasulullah juga berarti menghadirkan kebaikan dalam hubungan dengan sesama. Sikap saling menghormati dan menjaga hubungan baik dapat dimulai dari lingkungan keluarga, pertemanan, hingga masyarakat.
Karena itu, semangat “Don't Just Celebrate, Emulate” menjadi pesan penting dalam memaknai Maulid Nabi. Jangan hanya merayakan kelahiran Rasulullah, tetapi berusaha meniru akhlak mulia yang beliau ajarkan.
Maulid Nabi pada akhirnya dapat menjadi momentum perubahan diri. Perayaan akan memiliki makna lebih ketika nilai-nilai keteladanan Rasulullah benar-benar hadir dalam perilaku sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....