Kemarau Datang, Kebakaran Hutan Mengintai

  • 02 Sep 2026 13:06 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Indonesia adalah negara tropis terbesar didunia terletak diwilayah khatulistiwa dengan iklim yang hangat sepanjang tahun, curah hujan yang tinggi, kelembaban yang mendukung tumbuhnya hutan lebat yang jadi paru-paru bumi. Hutan lebat tumbuh menghijau membentang luas sepanjang Sumatera hingga Papua. Hutan menyerap gas CO2 dan melepaskan oksigen yang dibutuhkan kehidupan untuk keberlangsungan hidup berkelanjutan. Hutan menyimpan cadangan air bersih dan rumah bagi ribuan spesies.

Tetapi semua bisa terancam dengan ulah dan keserakahan tanpa memikirkan dampak yang terjadi, ditambah dengan perubahan iklim yang memperparah situasi. Ancaman pembakaran hutan untuk pembukaan lahan yang membuat polusi udara, penebangan liar dan alih fungsi hutan sehingga luasan hutan jadi menyusut, kerusakan hutan gambut yang bisa terlihat yang memicu perubahan iklim.

Kemarau yang panjang membuat udara makin kering, vegetasi mudah terbakar dan api secara cepat bisa merambat yang berdampak diberbagai aspek kehidupan. Beberapa dampak yang akan kita temui bisa jelas terlihat seperti aspek keselamatan dan kesehatan. Jika hutan terbakar akan ada korban bagi masyarakat bahkan kematian, penyakit saluran pernapasan dampak dari asap yang terhirup yang memicu ispa,asma, gangguan paru-paru dan juga resiko trauma psikologis akibat kehilangan tempat tinggal atau harta benda.

Secara ekonomi dan pencaharian, bagi masyarakat akan berpengaruh. Lahan pertanian/perkebunan terbakar sehingga mempengaruhi hasil panen, petani rugi besar, lahan yang terbakar menurunkan kesuburan.

Selain dampak keselamatan dan ekonomi yang terjadi, dampak lain yang dirasakan oleh masyarakat akibat kebakaran hutan juga berpengaruh bagi Lingkungan. Kualitas udara bisa memburuk , aktifitas masyarakat terganggu dengan jarak pandang yang berkurang sehingga mengganggu transportasi. Habitat hutan rusak, keanekaragaman hayati menurun, tanah jadi gersang. Lalu risiko banjir saat hujan makin besar, emisi karbon naik yang memperparah pemanasan global.

Selain itu secara sosial dan pelayanan umum, beban pelayanan kesehatan dan bantuan sosial akan bertambah. Dengan kesadaran menjaga lingkungan akan bisa mencegah dampak buruk yang akan terjadi. Hal-hal sederhana bisa diterapkan di lingkungan kita. Masyarakat harus terbiasa teredukasi dengan hal kecil tapi berdampak besar, seperti tidak membakar sampah dalam membersihkan lahan, hingga menyiapkan air cadangan.

Kebakaran hutan banyak menimbulkan dampak pada kehidupan, dampak buruk yang luas terhadap kesehatan manusia, lingkungan dan iklim. Menjaga hutan berarti menjaga udara tetap terkontrol untuk kita hirup bukan hanya untuk saat ini saja tetapi untuk kebutuhan generasi mendatang, hutan lestari, udara bersih, kehidupan sehat jadi jaminannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....