Apakah Ikan Merasa Haus meski Hidup di Air ?
- 26 Agt 2026 14:36 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Manusia, tumbuhan dan sebagian besar hewan perlu mengonsumsi air tawar dengan konsentrasi garam maksimum 2 persen untuk bertahan hidup. Jika persentase garam dalam air terlalu tinggi, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak cairan, yang berisiko menyebabkan dehidrasi parah, bahkan kematian.
Secara umum, ikan tidak merasakan haus seperti manusia atau hewan darat. Ikan dikelilingi oleh air, namun cara tubuh mereka mengatur cairan sangat bergantung pada lingkungan tempat mereka tinggal melalui proses pengoperasian cairan tubuh atau osmoregulasi.
- Ikan air tawar:
- Tidak pernah minum air menggunakan mulut.
- Air masuk secara alami ke tubuh ikan melalui kulit dan insang.
- Sering buang air kecil untuk membuang kelebihan air.
- Ikan air laut:
- Sering merasa dehidrasi karena kadar garam tinggi di luar tubuh.
- Harus aktif minum air laut untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.
- Mengeluarkan kelebihan garam melalui insang d
Sama seperti manusia, ikan juga meminum air. Namun, mereka tidak dapat merasakan haus layaknya manusia. Hal itu dikarenakan ikan tidak seperti hewan darat yang harus mencari air untuk tetap terhidrasi.Dikutip dari laman Science ABC, ikan air tawar tidak minum air melalui mulutnya, karena dapat memicu risiko pengenceran darah di dalam tubuhnya. Lain halnya dengan ikan di laut yang banyak minum untuk menjaga diri mereka agar terhidrasi setiap saat. Jadi, apakah ikan dapat merasa haus?
Ikan hidup di dalam air sehingga mereka tidak merasakan dorongan yang kuat untuk minum air layaknya hewan darat ataupun manusia. Alasan lainnya, rasa haus pada ikan sebetulnya lebih kepada refleks yang terjadi tanpa memerlukan kesadaran mereka.Berbeda dengan ikan di laut yang lebih aktif meminum air. Hal ini disebabkan konsentrasi garam dalam ikan laut lebih rendah daripada air disekitarnya. Mereka harus terus menghidrasi tubuh dengan minum agar tidak kehilangan banyak air dalam tubuhnya.
Perlu diketahui bahwa ikan minum dengan cara menyerap air melalui kulit dan insang mereka, proses ini dinamakan dengan osmosis. Osmosis merupakan pencampuran dua macam cairan melalui dinding sel atau selaput.Ikan yang hidup di air tawar berbeda dengan ikan yang hidup di laut. Air tawar tidak memiliki kandungan garam yang tinggi seperti di laut, sehingga ikan air tawar berisiko mengalami pengenceran darah apabila sering minum.Ikan laut dapat meminum air yang asin, memprosesnya, dan menghilangkan sisa kelebihan garam melalui fesesnya.
Sebuah studi terbaru mengungkapkan fakta menarik tentang ikan dan lingkungannya. Sama seperti manusia tidak dapat melihat udara di sekitar kita karena udara ada di mana-mana, ikan sebenarnya tidak menyadari air tempat mereka berenang . Hal ini terjadi karena otak mereka terus-menerus memproses air—sama seperti otak kita memproses udara yang kita hirup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....