Beberapa Jenis Kelapa Sawit yang Memiliki Produktivitas Tinggi
- 30 Jul 2026 13:51 WIB
- Padang
Dura, Tenera, dan Pisifera merupakan tiga tipe utama kelapa sawit yang dibedakan berdasarkan ketebalan cangkang buahnya. Dura berperan sebagai induk betina, Pisifera sebagai induk jantan, sedangkan Tenera adalah hasil persilangan keduanya yang memiliki produktivitas minyak paling tinggi.
Karena keunggulannya dalam menghasilkan minyak sawit, Tenera menjadi pilihan utama bagi industri perkebunan kelapa sawit di Indonesia maupun dunia. Oleh sebab itu, penggunaan bibit Tenera bersertifikat merupakan langkah penting untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor sawit nasional.
Ketiga tipe ini memiliki karakteristik yang berbeda dan menjadi dasar dalam program pemuliaan tanaman untuk menghasilkan bibit sawit unggul dengan produktivitas tinggi. Saat ini, hampir seluruh perkebunan kelapa sawit komersial menggunakan bibit Tenera yang merupakan hasil persilangan antara Dura dan Pisifera.
- Tenera: Memiliki cangkang tipis dan daging buah tebal, menghasilkan rendemen minyak tertinggi.
- Dura: Cangkang tebal dengan daging buah tipis (produktivitas lebih rendah).
- Pisifera: Tidak bercangkang dan steril (hanya dipakai untuk induk jantan).
- PPKS (Pusat Penelitian Kelapa Sawit): Seperti Marihat dan jenis DxP yang menghasilkan potensi TBS hingga 30–38 ton per hektare per tahun.
- Socfindo: Terkenal dengan varietas tahan lama dan rendemen minyak stabil.
- Lonsum (London Sumatra): Menghasilkan tandan buah berkualitas dengan pertumbuhan relatif cepat.
- Jenis tanah di lokasi Anda (mineral atau gambut)
- Ketersediaan pupuk atau anggaran
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....