Keluarga Jadi Benteng Utama Membangun Generasi Tangguh Bebas Narkoba

  • 20 Jul 2026 17:47 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum atau lembaga pemerintah. Peran keluarga justru menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang memiliki ketahanan diri sehingga mampu menolak berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Program SPADA The Explorer RRI Pro 2 Padang bertajuk "Membangun Generasi Ananda yang Tangguh dan Bersih dari Narkoba". Penyuluh Narkoba Ahli Pertama, Rikawati Hutahaean menjelaskan bahwa pembentukan karakter anak harus dimulai dari lingkungan keluarga sebelum diperkuat oleh sekolah dan masyarakat.

Menurut Rikawati, keluarga merupakan tempat pertama anak belajar mengenai nilai, norma, dan cara mengambil keputusan. Komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak dinilai mampu menciptakan rasa aman sehingga anak tidak mudah mencari pelarian melalui pergaulan yang berisiko.

Ia menilai perhatian orang tua tidak hanya diwujudkan melalui pemenuhan kebutuhan materi, tetapi juga dengan menyediakan waktu untuk mendengarkan dan memahami perkembangan anak. Hubungan yang terbuka akan memudahkan orang tua mengenali perubahan perilaku anak sejak dini apabila mulai terpengaruh lingkungan negatif.

Selain keluarga, sekolah memiliki peran penting dalam memperkuat karakter peserta didik melalui pendidikan dan kegiatan positif. Lingkungan belajar yang kondusif dapat membantu anak mengembangkan rasa percaya diri, kemampuan bersosialisasi, dan keberanian menolak ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkotika.

Rikawati juga mengingatkan bahwa tantangan generasi saat ini semakin kompleks seiring berkembangnya teknologi informasi. Arus informasi yang begitu cepat membuat anak perlu dibekali kemampuan menyaring berbagai pengaruh yang diterima, baik dari media sosial maupun lingkungan pergaulan.

Menurutnya, membangun ketahanan diri menjadi salah satu kunci agar generasi muda tidak mudah terpengaruh bujukan penyalahgunaan narkoba. Ketahanan tersebut dapat dibentuk melalui pendidikan karakter, penguatan nilai-nilai moral, serta keterlibatan anak dalam berbagai aktivitas yang positif.

Ia menambahkan bahwa upaya menciptakan generasi yang bersih dari narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak. Keluarga, sekolah, pemerintah, media, dan masyarakat perlu saling mendukung agar lingkungan yang tercipta benar-benar menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang anak.

Di akhir dialog, Rikawati mengajak para orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Dengan komunikasi yang baik, pendidikan karakter yang kuat, dan lingkungan yang positif, diharapkan lahir generasi Indonesia yang tangguh, berprestasi, serta mampu mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....