Membangun Generasi Tangguh, Wujudkan Indonesia Bersih dari Narkoba

  • 26 Jul 2026 13:51 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu, upaya membangun generasi yang tangguh dan bebas dari narkoba harus dilakukan melalui edukasi, pembinaan karakter, serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam program SPADA The Explorer RRI Pro 2 Padang dengan tema "Membangun Generasi Ananda yang Tangguh dan Bersih dari Narkoba". Dalam kesempatan tersebut hadir Rikawati Hutahaean, S.I.Kom., Penyuluh Narkoba Ahli Pertama, yang mengajak masyarakat, khususnya para orang tua dan generasi muda, untuk bersama-sama memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Rikawati menjelaskan bahwa membangun generasi tangguh tidak hanya berarti menjauhkan anak dari narkoba, tetapi juga membentuk karakter yang kuat sejak dini. Menurutnya, anak yang memiliki kepercayaan diri, kemampuan mengambil keputusan, serta lingkungan yang positif akan lebih mampu menolak berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika.

Ia menekankan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam melindungi anak dari pengaruh narkoba. Orang tua diharapkan mampu membangun komunikasi yang terbuka, memberikan perhatian, serta menjadi teladan agar anak merasa nyaman untuk berbagi berbagai persoalan yang dihadapi.

Selain keluarga, sekolah juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui pendidikan, pembinaan, dan kegiatan positif, lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang mendukung tumbuhnya anak-anak yang berprestasi sekaligus memiliki ketahanan terhadap pengaruh negatif.

Rikawati juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial menghadirkan tantangan baru dalam upaya pencegahan narkoba. Informasi yang tidak tersaring serta pergaulan di dunia digital dapat menjadi pintu masuk munculnya berbagai perilaku berisiko apabila tidak diimbangi dengan literasi digital yang baik.

Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkotika harus dilakukan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan perkembangan zaman. Penyampaian informasi yang kreatif, komunikatif, dan dekat dengan kehidupan generasi muda dinilai lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran mereka terhadap dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

Dalam dialog tersebut, Rikawati juga mengajak generasi muda untuk aktif mengisi waktu dengan berbagai kegiatan positif. Aktivitas di bidang pendidikan, olahraga, seni, organisasi, maupun kegiatan sosial dinilai mampu menjadi sarana pengembangan diri sekaligus mengurangi risiko terpapar penyalahgunaan narkotika.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan mewujudkan generasi yang bersih dari narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, media, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Di akhir perbincangan, Rikawati mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap bahaya narkoba serta berani mengambil peran dalam upaya pencegahannya. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, berkarakter, tangguh, dan mampu menjadi penerus bangsa yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....