Gigi Berlubang Bisa Jadi Bom Waktu, Dokter Ingatkan Pentingnya Penanganan Dini
- 17 Jul 2026 09:29 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Gigi berlubang yang tidak menimbulkan rasa sakit bukan berarti terbebas dari risiko gangguan kesehatan. Kondisi tersebut justru dapat berkembang menjadi infeksi serius apabila tidak segera mendapatkan penanganan.
Hal itu disampaikan drg. Farhan Wiranda dalam program Ngobrolin Kesehatan RRI Pro 2 Padang saat membahas tema Dental Emergency. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang baru memeriksakan gigi ketika rasa nyeri sudah tidak tertahankan.
Ia menjelaskan bahwa gigi berlubang yang dibiarkan dapat menyebabkan infeksi hingga terbentuk abses atau kumpulan nanah. Infeksi tersebut dapat menyebar dari gusi menuju pipi bahkan hingga ke leher apabila tidak segera ditangani.
Kondisi tersebut dikenal sebagai abses submandibula dan termasuk dalam kategori kegawatdaruratan kedokteran gigi. Gejala yang muncul antara lain nyeri hebat, pembengkakan pada wajah, serta keterbatasan saat membuka mulut.
Menurut drg. Farhan, pembengkakan yang semakin luas berpotensi mengganggu saluran pernapasan sehingga memerlukan tindakan medis segera. Penanganannya umumnya dilakukan oleh dokter spesialis bedah mulut melalui tindakan operasi untuk mengeluarkan sumber infeksi.
Ia mengibaratkan gigi berlubang yang tidak segera dirawat sebagai "bom waktu" karena sewaktu-waktu dapat menimbulkan komplikasi tanpa didahului keluhan yang berarti. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak menunda pemeriksaan meskipun gigi yang berlubang belum terasa sakit.
Selain melakukan perawatan ketika muncul keluhan, drg. Farhan juga menyarankan masyarakat memeriksakan kesehatan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali. Langkah tersebut dinilai efektif untuk mendeteksi kerusakan gigi sejak dini sekaligus mencegah terjadinya kondisi darurat yang membutuhkan penanganan lebih kompleks.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....