Peringatan Kepastian Hari Kiamat

  • 26 Jul 2026 13:53 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Hari kiamat merupakan salah satu peristiwa yang wajib diyakini oleh setiap muslim sebagai bagian dari rukun iman. Keyakinan terhadap datangnya hari kiamat menjadi landasan penting agar setiap muslim mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal saleh selama hidup di dunia.

Pembahasan mengenai hari kiamat menjadi tema dalam program Muda Bertaqwa RRI Pro 2 Padang yang menghadirkan Ustaz Debby Sarianto, Lc., M.A. Pada kesempatan tersebut, ia mengulas tafsir Surat Al-Haaqqah Juz 29 yang banyak menjelaskan tentang kepastian datangnya hari kiamat beserta pelajaran yang terkandung di dalamnya.

Dalam tausiahnya, Ustaz Debby terlebih dahulu menjelaskan pengertian tafsir sebagai upaya mengungkap dan menjelaskan makna ayat-ayat Al-Qur'an. Menurutnya, memahami tafsir menjadi langkah penting agar umat Islam dapat mengetahui maksud firman Allah berdasarkan penjelasan Al-Qur'an maupun hadis Rasulullah SAW.

Ia juga menerangkan bahwa surat-surat dalam Al-Qur'an terbagi menjadi dua kelompok, yakni surat Makkiyah dan Madaniyah. Surat Makkiyah merupakan wahyu yang diturunkan sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah, sedangkan surat Madaniyah diturunkan setelah peristiwa hijrah tersebut.

Ustaz Debby menjelaskan bahwa Surat Al-Haaqqah termasuk golongan surat Makkiyah yang menitikberatkan pembahasannya pada tauhid, kerasulan, dan kepastian datangnya hari kiamat. Surat ini juga memuat peringatan kepada orang-orang yang mengingkari risalah para nabi serta menolak kebenaran yang dibawa oleh Allah SWT.

Menurutnya, kata Al-Haaqqah merupakan salah satu nama hari kiamat yang bermakna peristiwa yang pasti akan terjadi. Pengulangan kata tersebut pada awal surat menjadi penegasan bahwa hari kiamat merupakan sebuah kepastian yang tidak dapat dihindari dan akan menjadi hari penentuan bagi seluruh manusia.

Melalui kajian ini, Ustaz Debby mengajak umat Islam untuk menjadikan keyakinan terhadap hari kiamat sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas ibadah dan menjauhi kemaksiatan. Ia menegaskan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, sedangkan kehidupan akhirat merupakan tujuan akhir yang harus dipersiapkan dengan keimanan dan amal saleh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....