Ampas Kopi di Meja Smoking, Rahasia Kafe Bebas Bau Menyengat

  • 29 Jun 2026 17:18 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Menikmati secangkir kopi hangat sambil nongkrong di kafe bersama teman sudah menjadi bagian dari gaya hidup urban saat ini. Di balik ramainya aktivitas di kedai kopi, ada satu persoalan klasik yang sering dihadapi pemilik kafe, terutama di area merokok, bau menyengat dari puntung rokok dan asbak yang kotor.

Melihat ini, sejumlah kafe kini mulai menerapkan langkah inovatif yang ramah lingkungan. Bukannya membuang limbah ampas kopi ke tempat sampah, mereka menyulapnya menjadi alas asbak bagi para pelanggan yang merokok. Langkah sederhana ini ternyata membawa dampak perubahan yang luar biasa bagi kenyamanan kafe.

Aroma bubuk kopi yang pekat menghasilkan aroma khas yang menenangkan sekaligus bertindak sebagai menetralisir bau alami yang sangat kuat. Sifat alami kopi yang kaya akan kandungan nitrogen aroma pekat tersebut langsung mengunci dan menyamarkan bau menyengat dari asap serta abu puntung rokok secara instan.

Hasilnya aroma abu rokok yang biasanya menusuk hidung langsung ternetralkan oleh wangi khas kopi yang dominan. Area luar yang biasa di jadikan sebagai smoking area di kafe tetap terjaga kesegarannya tanpa perlu bergantung pada pewangi kimia buatan.

Dari sisi operasional kafe, inovasi ini juga menjadi penyelamat bagi para barista atau pramusaji. Membersihkan asbak konvensional yang dipenuhi abu terbang dan noda hitam pekat sering kali memakan waktu. Dengan adanya lapisan ampas kopi di dasar asbak, abu rokok tidak bertebangan sehingga tidak mudah tertiup angin ke meja pelanggan lainnya,

Pembersihan asbak pun lebih gampang. Dengan membuang seluruh isi asbak sekaligus dengan sekali ketuk, tanpa meninggalkan noda hitam bekas bara api dari pembakaran rokok di wadah asbak.

Setiap harinya, sebuah kafe bisa menghasilkan berkilogram-kilogram limbah ampas kopi dari mesin kopi ataupun metode seduhan manual biasa. Memanfaatkan kembali limbah ini sebagai fasilitas kafe adalah langkah nyata menuju konsep minim sampah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....