Jarak Ideal Sumur dan Septic Tank untuk Mencegah Pencemaran Air Bersih
- 28 Jun 2026 15:16 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Saat membangun rumah, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah jarak antara sumur dan septic tank. Pengaturan jarak tersebut bertujuan mencegah terjadinya kontaminasi air sumur akibat rembesan limbah dari septic tank yang dapat berdampak pada kesehatan.
Septic tank berfungsi sebagai tempat penampungan limbah rumah tangga, sedangkan sumur menjadi sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Karena itu, penempatan keduanya harus memperhatikan standar keamanan agar kualitas air tetap terjaga.
Berdasarkan SNI 2398:2017, jarak minimal antara septic tank dan sumur air bersih adalah 10 meter. Selain itu, septic tank juga disarankan berjarak minimal 1,5 meter dari bangunan rumah dan 5 meter dari sumur resapan air hujan.
Namun, jarak ideal tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi topografi tanah, kedalaman air tanah, arah aliran air bawah tanah, serta jenis lapisan tanah. Pada tanah berpasir yang mudah menyerap air, jarak septic tank dengan sumur sebaiknya dibuat lebih jauh dibandingkan tanah liat.
Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah curah hujan, jenis mikroorganisme, kebiasaan masyarakat, serta frekuensi penggunaan sumur. Tanah yang lembap dapat membuat beberapa mikroorganisme penyebab penyakit bertahan lebih lama sehingga risiko pencemaran menjadi lebih tinggi.
Posisi septic tank juga sebaiknya tidak berada pada arah aliran air tanah menuju sumur. Jika kondisi lahan terbatas dan tidak memungkinkan memenuhi jarak 10 meter, penggunaan bio septic tank atau sistem tangki kedap air dapat menjadi alternatif untuk mengurangi risiko rembesan limbah.
Jarak septic tank yang terlalu dekat dengan sumber air bersih dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti pencemaran bakteri Escherichia coli (E. coli), air berbau tidak sedap, perubahan warna air menjadi keruh, hingga meningkatnya risiko penyakit akibat air tercemar. Karena itu, perencanaan tata letak sumur dan septic tank perlu dilakukan dengan cermat agar kesehatan keluarga tetap terlindungi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....