Pentingnya Didikan Orangtua untuk Cegah Anak Melakukan Perilaku Bullying

  • 23 Jun 2026 15:07 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Bullying atau perundungan masih menjadi salah satu persoalan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah maupun pergaulan anak. Perilaku ini tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan karakter pelaku.

Karena itu, peran orangtua sangat penting dalam membekali anak dengan nilai-nilai positif sejak dini agar tidak melakukan tindakan bullying terhadap orang lain. Keluarga merupakan lingkungan pertama tempat anak belajar tentang sikap, perilaku, dan cara berinteraksi dengan sesama. Anak yang tumbuh dalam suasana penuh kasih sayang, penghargaan, dan komunikasi yang baik cenderung memiliki empati yang lebih tinggi terhadap orang lain. Sebaliknya, anak yang terbiasa melihat perilaku agresif atau kurang mendapatkan perhatian berisiko meniru tindakan negatif tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Psikolog anak menyebutkan bahwa salah satu cara efektif mencegah perilaku bullying adalah dengan mengajarkan empati. Orangtua dapat mengajak anak memahami perasaan orang lain dan menjelaskan dampak yang ditimbulkan ketika seseorang diejek, dikucilkan, atau diperlakukan tidak baik. Dengan memahami perasaan orang lain, anak akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan berbicara.

Selain itu, orangtua perlu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Anak cenderung meniru apa yang mereka lihat dibandingkan hanya mendengarkan nasihat. Oleh karena itu, sikap menghormati perbedaan, mengendalikan emosi, dan menyelesaikan masalah tanpa kekerasan perlu dicontohkan secara langsung oleh orang tua di rumah.

Komunikasi yang terbuka juga menjadi kunci penting. Orangtua sebaiknya meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita anak mengenai kegiatan di sekolah maupun lingkungan pergaulannya. Melalui komunikasi yang baik, orangtua dapat mengetahui jika anak mengalami atau bahkan menunjukkan tanda-tanda perilaku bullying sehingga dapat segera memberikan arahan yang tepat.

Mengajarkan nilai toleransi dan menghargai keberagaman juga perlu dilakukan sejak usia dini. Anak harus memahami bahwa setiap individu memiliki latar belakang, kemampuan, dan karakter yang berbeda. Perbedaan tersebut bukanlah alasan untuk merendahkan atau menyakiti orang lain, melainkan sesuatu yang harus dihargai.

Menurut panduan dari UNICEF, pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar. Orangtua memiliki peran utama dalam menanamkan karakter positif yang akan menjadi bekal anak dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Pada akhirnya, upaya mencegah bullying tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan pendidikan karakter yang konsisten, keteladanan, serta komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak. Dengan bekal tersebut, anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang peduli, menghargai sesama, dan mampu menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman bagi semua orang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....