Fakta Unik Aturan Kereta di Jepang

  • 31 Mei 2026 10:02 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Sistem perkeretaapian di Jepang sangat terkenal dengan tingkat ketepatan waktu yang luar biasa hingga hitungan detik yang akurat. Manajemen perusahaan bahkan akan segera mengeluarkan surat permohonan maaf resmi jika kereta terlambat hanya beberapa menit saja.

Dikutip dari Howstuffwork.com, selain masalah waktu, terdapat aturan tidak tertulis yang sangat ketat ketika berbicara di dalam gerbong. Penumpang dilarang keras menerima panggilan telepon genggam demi menjaga ketenangan dan kenyamanan bersama sepanjang perjalanan yang melelahkan.

Mengatur volume suara saat mendengarkan musik menggunakan pelantang telinga juga menjadi hal yang sangat diperhatikan di sana. Suara yang bocor dari perangkat audio dianggap sebagai tindakan tidak sopan yang dapat mengganggu penumpang di sekitarnya.

Membawa barang bawaan yang terlalu besar ke dalam kereta komuter saat jam sibuk sangat tidak disarankan oleh petugas. Pengguna jasa transportasi massal ini diharapkan dapat memanfaatkan ruang penyimpanan khusus yang telah disediakan di atas tempat duduk.

Aturan mengenai prioritas tempat duduk bagi lansia dan wanita hamil juga ditegakkan dengan penuh kesadaran sosial yang tinggi. Kursi khusus tersebut tidak boleh ditempati oleh warga yang sehat meskipun kondisi gerbong sedang kosong dari penumpang.

Para penumpang juga diwajibkan untuk mengantre dengan sangat tertib di belakang garis aman yang ada di peron stasiun. Budaya mendahulukan orang yang keluar dari dalam kereta menjadi hukum adat yang dipatuhi secara konsisten setiap hari.

Keunikan regulasi ini justru menjadi kunci utama di balik kesuksesan manajemen transportasi publik terbaik di dunia tersebut. Kedisiplinan masyarakat setempat berhasil menciptakan pengalaman perjalanan yang sangat aman, nyaman, dan efisien bagi semua orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....