BP3MI Sumbar Jajaki Kerjasama dengan RRI Padang
- 31 Mei 2026 13:12 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - BP3MI Sumbar punya agenda strategis di pertengahan Mei 2026 dan memfokuskan pada tindak lanjut hasil forum internasional dan penguatan perlindungan di dalam negeri dan membutuhkan media untuk bisa mensosialisasikan ke masyarakat luas. Ditengah situasi sekarang yang makin komplek membutuhkan strategi yang pas untuk bisa menjangkau masyarakat luas tentang informasi perlindungan pekerja migran, banyak dari para pekerja migran yang tersandung masalah serius karna ketidaktahuan pemahaman tentang hukum dan budaya negara tujuan dan beresiko jadi korban penipuan dan perdagangan orang.
BP3MI Sumbar melakukan kunjungan ke RRI Padang Kamis,7 Mei 2026 kemaren untuk menjajaki kemungkinan kerjasama agar program- program pemerintah bisa tersampaikan lewat media yang punya jangkauan luas. Seperti yang disampaikan oleh Rahmattius dari BP3MI Sumbar bahwa “ BP3MI punya keterbatasan untuk menjangkau dalam melakukan sosialisasi ke masyarakat dan tepat kalau RRI Padang sebagai media bisa berkolaborasi secara bersama sama menginformasikan program untuk masyarakat”, ujarnya. Menyangkut tentang Perlindungan Pekerja Migran, kita tau Pekerja Migran kita merupakan aset bagi bangsa ini, yang tidak hanya berkontribusi pada devisa tapi juga membawa pengalaman dan keterempilan yang dapat memajukan ekonomi lokal saat kembali ke tanah air, perjalanan pekerja migran sering diikuti dengan berbagai resiko yang membutuhkan perhatian serius.
Tgl 18 mei 2026 ini BP3MI secara Nasional melakukan Kick Off “ Gerakan Nasional Migran Aman “ peluncurannya yang fokus utamanya pada upaya memperkuat perlindungan bagi pekerja migran Indonesia diseluruh wilayah. Meski para pekerja migran banyak yang meraih kesuksesan tapi masih banyak pula yang menghadapi masalah serius selama bekerja diluar negeri salah satunya adalah kurangnya perlindungan hukum, banyak pekerja migran tidak memahami hukum dan peraturan di negara tujuannya sehingga sulit membela hak-hak mereka jika terjadi pelanggaran, terutama mereka yang kerja secara tidak resmi , resiko jadi korban penipuan dan perdagangan orang semakin tinggi.
RRI yang punya jaringan luas sebagai penyebar informasi dengan berbagai saluran dinilai sangat cocok sebagai patner kolaborasi penerus informasi untuk program-program pemerintah untuk sampai kesudut sudut daerah, desa, kesekolah sekolah, kampus dan medsos penyambung informasi diharapkan melengkapi kekurangan daya dukung sebaran informasi yang dibutuhkan masyarakat.
Gerakan Nasional Migran Aman diinisiasi oleh kementrian Perlindungan Pekerja Migran Indoneesia( KemenP2MI) dan dilaksanakan secara terdesentralisasi oleh BP3MI di seluruh Propinsi, informasi yang lengkap harus diketahui oleh masyarakat agar terbangun kesadaran bahwa bekerja diluar negri harus melalui jalur resmi, aman dan legal untuk menghindari eksploitasi, penipuan dan minimnya perlindungan hukum. Pemahaman hak dan kewajiban dari tahap pra keberangkatan, selama bekerja hingga kepulangan juga perlu diketahui oleh para pekerja.
Langkah edukasi dan sosialisasi yang dilakukan BP3MI salah satunnya dengan berkolaborasi dengan RRI Padang dalam bentuk paket siaran, dialog khusus dan lainnya untuk penyebaran informasi merata ke masyarakat luas. Partisipasi masyarakat , calon pekerja, tokoh masyarakat, pemuka agama punya peran sentral dalam menggerakkannya yang diharapkan tercipta budaya migrasi yang aman,tertib, dan bermartabat. Pekerja Migran tidak hanya menjadi kontributor devisa negara tapi juga dapat bekerja dengan tenang,terlindungi mendapatkan manfaat yang maksimal.
Acara Koick off ini menjadi awal dari perjalanan panjang upaya perlindungan yang berkelanjutan dimana negara hadir secara nyata untuk menjamin hak-hak setiap pekerja migran Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....