Kartini Muda Zaman Now, Lanjutkan Perjuangan Dengan Cara Baru
- 23 Apr 2026 15:34 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Melalui surat suratnya yang penuh dengan gagasan tentang kesetaraan, pendidikan,berpikir , Raden Ajeng Kartini menyalakan api semangat emansipasi wanita. Jejak perjuangan yang tak pernah padam sekarang tertular untuk Kartini muda era teknologi, Kartini muda hadir lebih beragam, moderen tapi tetap setia pada nilai yang diwariskan.
Didunia pendidikan Guru-Guru dipelosok negeri didaerah terpencil mengabdikan, mendidik anak- anak dengan penuh dedikasi. Mahasiswi berani menembus bidang yang dulu dianggap khusus untuk laki-laki seperti Tekhnik Informasi,Militer,sain,dll. Mereka membuktikan bahwa pendidikan bukan hak istimewa, melainkan hak setiap perempuan untuk berkembang dan berkarya.
Zaman now , perempuan tidak hanya berada dibelakang layar hanya sebagai penyokong, mereka sekarang hadir diberbagai posisi strategis, memimpin di Pemerintahan, sebagai Menteri,Bupati,Kepala Desa, ekonom, Pengusa, pelaku UMKM dll yang membawa perubahan besar dan nyata pada masyarakat.
Diera digital menyuarakan suara lewat teknologi, kalau Kartini dulu lewat goresan pena sekarang Kartini Muda memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk berjuang, membela hak-hak perempuan, anak-anak,lingkungan, melawan hoak dan diskriminasi. Seperti acara di Pro.2 RRI Padang, Selasa 21 April 2026, menghadirkan wanita zaman now di Sore Ceria dengan kiprahnya. Ada Kompol Rosita Imelda Ifadi,SH,M.H yang mengemban amanah diposisi sebagai Kasubditkamsel Ditlantas Polda Sumbar dengan tanggung jawab berat sebagai ibu rumah tangga 3 anak yang harus berbagi waktu untuk tugas negara, yang memang sudah bercita cita jadi polwan mengatakan ’ saya melihat wanita zaman sekarang tangguh dan kuat, saya sering masuk kesekolah-sekolah melihat prestasi prempuan hebat beradaptasi dengan teknologi moderen memberikan gagasan dan perubahan besar untuk kemajuan perempuan”.
Fhistri Muizz Magfirah salah satu atlit berptrestasi juga menambahkan bahwa ‘atlit wanita sudah banyak yang berprestasi,kita kenal Susi Susanti peraih medali alimpiade,juga atlit Disabilitas yang punya kesempatan luas untuk menunjukkan melakukan perubahan dengan mengangkat potensi diri, atlit wanita banyak sekali’, Imbuhnya. Ini juga diamini oleh enterpreneur muda yang sukses dalam usaha UMKM yang mengatakan ‘ wanita harus bisa baca situasi dan kondisi sebagai pejuang tangguh agar menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan bisa jadi inspirasi karena kesuksesan itu tidak ada yang instan dan butuh perjuangan.
Walau banyak yang sudah dicapai Kartini muda zaman now tentu masih banyak menghadapi tantangan seperti Stereotip gender yang masih melekat dimasyarakat, fenomena matilda effect dimana perempuan seringkali diabaikan atau tidak diakui sepenuhnya dan juga minimnya dukungan untuk berani tampil dan berkarya.
Kartini sekarang bukanlah sosok yang sama persis dengan R.A Kartini tetapi mereka adalah penerus semangat, mereka berjuang sesuai zamannya, menggunakan peluang yang ada,terus memperjuangkan kesetaraan,keadilan dan kemajuan bagi perempuan.Seperti dalam buku R.A Kartini ‘ Habis gelap terbitlah terang ‘, perjuangan belum selesai dengan semangat kartini masa depan perempuan Indonesia akan lebih baik dan cerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....