ITEC INDIA, wadah meningkatkan SDM Negara berkembang
- 11 Feb 2026 11:43 WIB
- Padang
RRI.CO.ID,Padang - Indian Technical and Economic Cooperation(ITEC) merupakan program pelatihan internasional yang dilakukan Pemerinta Indiah. Ini adalah bantuan teknis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di negara berkembang. Program ini sudah berjalan sejak tahun 1964 yang sudah melayani 160 negara diseluruh dunia.
Indonesia telah berpartisipasi dalam ITEC sudah lama dan menjadi mitra aktif, ribuan profesioanal dari berbagai kementrian dan lembaga telah mengikutinya, memperoleh keterampilan baru dan diterapkan untuk mendukung sektor sektor kunci di tanah air. Program ini adalah program beasiswa penuh untuk pengembangan kapasitas ASN dan Profesional diberbagai bidang seperti TI,Pertanian,Kebijakan Publik dan Manajemen.
Di Indonesia ada beberapa daerah yang sudah melakukan kerjasama program ITEC ini, antara lain:
- Jambi : Sudah melakukan kerjasama program ITEC INDIA pada bulan Otober-November 2025 dan pejabat pemerintah dari kota ini mengikuti pelatihan kesehatan Digital di India.
- Nusa Tenggara Timur: Dilakukan pada September 2013- Maret 2014 mengikuti pelatihan insinyur di India.
- Surabaya: Melakukan pada bulan Oktober 2024, Dua akademisi dari Universitas Wijaya Kusuma mengikuti program ini dibidang kebijakan dan manajemen kesehatan masyarakat.
Selain itu juga ada peserta dari Samarinda, kolaborasi menyentuh daerah seperti makasar, Boyolali, Bandung dan Lombok walaupun tidak secara spesipik menyebutkan program ini dilakukan didaerah tersebut.
Program pelatihan ini berupa program kelas tatap muka di institute terkemuka di India, pelatihan daring atau kunjungan studi untuk berbagi praktik terbaik. Peserta yang terseleksi/terpilih segala sesuatunya sudah ditanggung penuh oleh Pemerintah India.
Di Sumaetra Barat sendiri beberapa peserta dari dinas terkait telah mengikuti pelatihan di bidang teknologi informasi dan Pengelolaan Sumber Daya Alam, mencakup berbagai bidang relevan dengan pembangunan nasional. Di antaranya sektor ekonomi, pengelolaan usaha mikro kecil dan menengah(UMKM), bidang kesehatan, pertanian, energi terbarukan serta tata kelola pemerintahan.
Pemko Padang pada bulan Desember 2025 sudah mengirim satu peserta pelatihan yaitu Randy Mahesa Putra yang bertugas di Dinas Damkar. Menyusul bulan Januari 2026 atas nama Ega Antasya Pradipa dari Divisi Protokol dan Komunikasi Publik dan awal Februari 2026 Winna Algustin dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian berangkat mengikuti pelatihan tersebut. Ini merupakan bentuk implementasi program Padang Juara yang digagas oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....