Beberapa Buah Langka Hampir Punah Yang Kaya Khasiat

  • 17 Sep 2025 11:17 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Indonesia dikenal sebagai sebuah negara tropis dengan tanah subur. Kondisi ini membuat negara kita kaya akan berbagai jenis tumbuhan dan buah-buahan yang mudah tumbuh di tanahnya yang subur.

Namun meski demikian, tidak semua buah yang ada di Indonesia populer di tengah masyarakat. Banyak jenis buah lokal justru mulai langka karena kurang diminati masyarakat dan hanya tumbuh di daerah tertentu.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik pada tahun 2023 lalu menunjukkan produksi buah nasional mencapai 26 juta ton. Sayangnya, produksi buah-buahan tersebut sebagian besar hanya didominasi oleh mangga, pisang, dan jeruk.

Salah satu buah langka asal Indonesia adalah buah Kepel yang berasal dari Yogyakarta. Dahulu, buah ini digemari oleh putri keraton karena dipercaya membuat tubuh harum.

Selain aromanya yang wangi, kepel kini dikenal banyak bermanfaat untuk kesehatan. Salah satu penelitian menyebut bahwa kepel dapat membantu menjaga fungsi liver, paru-paru, dan ginjal.

Buah lain yang termasuk dalam buah langka adalah Lai dari Kalimantan, yang bisa disebut sebagai kerabat dekat durian. Daging buahnya berwarna oranye dengan tekstur kering dan rasa khas.

Lai kaya akan serat serta antioksidan, sehingga baik untuk pencernaan dan menjaga mood. Buah ini juga dipercaya meningkatkan selera makan.

Dari Papua, ada Matoa yang memiliki rasa mirip lengkeng dan rambutan. Pohonnya dapat tumbuh hingga 18 meter dengan buah kecil berwarna hijau lalu kuning-hitam saat matang.

Selain itu, ada Gandaria dari Maluku dengan rasa asam manis segar. Gandaria kerap diolah menjadi jus, rujak, asinan, hingga sambal khas daerah.

Buah Lobi-lobi dari Maluku juga tidak kalah unik. Rasanya asam manis, sering diolah menjadi manisan atau rujak, serta mengandung vitamin yang baik untuk pencernaan.

Melestarikan buah langka adalah tanggung jawab bersama. Mengonsumsi dan menanam kembali buah-buahan ini berarti menjaga kekayaan hayati Nusantara untuk generasi mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....