Api Porprov Sumbar Kembali Menyala di Pariangan

  • 30 Sep 2026 19:27 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang –Api Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 resmi dinyalakan di Lapangan Sulthan Suri Rajo Mahadirajo, Monumen Api Porda Sumbar, Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Rabu, 30 September 2026. Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya Kirab Api Porprov XVI sebelum dibawa menuju sejumlah daerah dan selanjutnya ke Kota Padang untuk pembukaan Porprov.

Pengambilan api di Pariangan memiliki makna historis dan budaya bagi masyarakat Minangkabau. Selain menandai dimulainya pesta olahraga daerah, api Porprov juga dimaknai sebagai simbol persatuan, kebersamaan dan semangat masyarakat Sumatera Barat.

Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, tokoh adat, ninik mamak, alim ulama, tokoh pemuda serta masyarakat yang mendukung prosesi tersebut. Menurutnya, api Porprov membawa semangat yang diharapkan dapat menyatukan seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.

“Insyaallah kami akan jaga api ini. Semangat yang ada dalam api ini adalah semangat yang menyatukan seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat,” ujar Hamdanus.

Ia mengajak seluruh KONI kabupaten dan kota serta insan olahraga untuk menjaga semangat tersebut hingga seluruh rangkaian Porprov XVI selesai. Menurutnya, api Porprov harus menjadi simbol semangat yang terus menyala dalam penyelenggaraan pesta olahraga provinsi.

“Mari kita jaga bersama semangat ini. Jangan biarkan api ini padam. Api ini adalah api yang telah menyatukan kita semua,” katanya.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sekda Abdul Rahman Hadi mengatakan pengambilan api Porprov di Pariangan merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah, kebudayaan dan nilai-nilai luhur Minangkabau. Menurutnya, prosesi tersebut juga menjadi momentum memperkenalkan kekayaan budaya Nagari Pariangan kepada masyarakat Sumatera Barat.

“Tradisi pengambilan api Porprov ini adalah sebuah penghormatan kepada sejarah, kebudayaan dan nilai-nilai luhur Minangkabau. Nilia ini terus menjaga dan menghidupkan semangat olahraga,” ujarnya.

Abdul Rahman berharap api yang dibawa dalam kirab menjadi simbol persatuan, persaudaraan dan semangat menyukseskan Porprov XVI Sumbar 2026. Ia juga memastikan Tanah Datar siap menjalankan peran sebagai salah satu tuan rumah dengan sejumlah cabang olahraga, di antaranya angkat besi dan bola voli.

“Kami sudah mempersiapkan. Kami akan menyukseskan pelaksanaan cabang olahraga yang dipercayakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan KONI Sumbar kepada Kabupaten Tanah Datar,” katanya.

Sementara itu, Asisten III Sekdaprov Sumbar Adib Alfikri menyebut prosesi pengambilan api Porprov di Pariangan sebagai momen bersejarah. Sebab, setelah sekitar delapan tahun, api kembali dinyalakan di Monumen Api Porda Sumbar. Adib mengaku memiliki kenangan dengan lokasi tersebut karena pada 2018, saat masih menjabat Kepala Dispora Sumbar, ia juga menghadiri prosesi pengambilan api Porprov di tempat yang sama.

“Hari ini hari bersejarah. Sudah lama api ini tidak kami lihat seperti ini. Sekarang menyala kembali. Saya masih ingat, delapan tahun lalu saya juga hadir di lapangan ini,” ujarnya.

Menurut Adib, Pariangan memiliki posisi penting dalam sejarah dan kebudayaan Minangkabau sehingga tradisi pengambilan api perlu terus dilestarikan. Api tersebut juga dimaknai sebagai simbol kebersamaan seluruh unsur masyarakat Sumbar.

“Ini adalah sebuah budaya yang memang akan kita selalu lestarikan. Bagaimanapun ini adalah sebuah simbol kebersamaan dari kepentingan kita yang ada di Sumatera Barat,” katanya.

Adib menegaskan, api Porprov tidak boleh berhenti sebagai simbol seremonial. Semangat yang terkandung di dalamnya perlu diwujudkan melalui penyelenggaraan Porprov yang menjunjung sportivitas, kebersamaan dan semangat berprestasi.

“Pemerintah provinsi berharap api yang sudah menyala ini tidak hanya sekadar simbolis. Namun, harus diwujudkan dalam pelaksanaan Porprov ini,” ujarnya.

Setelah prosesi di Pariangan, api Porprov XVI dibawa dalam kirab menuju Kabupaten Padang Pariaman sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Padang. Api tersebut melambangkan semangat pantang menyerah, daya juang, sportivitas dan energi positif bagi insan olahraga Sumatera Barat.

“Kepada pembawa obor dan petugas kirab, kami berpesan agar senantiasa berhati-hati, menjaga keselamatan dan membawa semangat kejayaan dari titik awal hingga nanti di tujuan akhir,” kata Adib.

Prosesi kemudian ditandai dengan penyalaan dan pelepasan api obor sebagai simbol dimulainya Kirab Api Porprov XVI Sumbar 2026. Api selanjutnya dibawa menuju Kabupaten Padang Pariaman sesuai rangkaian perjalanan yang telah disiapkan panitia.

Adib mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di Sumbar bersama-sama menyukseskan Porprov XVI yang dijadwalkan berlangsung 2–14 Oktober 2026. “Melalui peristiwa ini, mari kita gelorakan semangat kebersamaan dan sportivitas untuk menyukseskan seluruh rangkaian acara dengan lancar, aman dan sukses,” katanya.

Prosesi pengambilan Api Porprov XVI Sumbar turut dihadiri Kepala Dispora Sumbar Tafliatur Fuadi, jajaran KONI Sumbar, sejumlah kepala daerah, ninik mamak, tokoh adat dan tokoh masyarakat Kabupaten Tanah Datar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....