Pramuka Pasbar Gandeng Basarnas Bentuk SAKA SAR

  • 18 Sep 2026 13:51 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Gerakan Pramuka Pasaman Barat (Pasbar) menjalin kerja sama dengan Basarnas Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman untuk memperkuat kapasitas penanggulangan bencana. Kerja sama tersebut sekaligus menjadi langkah awal pembentukan Satuan Karya (SAKA) SAR di Kabupaten Pasaman Barat.

Kolaborasi ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman tentang penyelenggaraan pencarian dan pertolongan serta pembentukan SAKA SAR. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Basarnas Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman, Jumat, 18 September 2026.

Ketua Kwarcab 0317 Pasbar Risnawanto mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam pengabdian kepada masyarakat. Salah satunya melalui peningkatan kapasitas anggota dalam menghadapi dan membantu penanganan bencana.

Menurutnya, peran tersebut sejalan dengan tugas Basarnas dalam melaksanakan pencarian dan pertolongan. Karena itu, kolaborasi kedua pihak dinilai penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan menghadapi kondisi darurat di wilayah Pasbar.

"Pasbar merupakan daerah yang memiliki risiko bencana, mulai dari gempa bumi, tanah longsor hingga banjir. Kondisi geografis Pasbar dengan garis pantai yang luas, sungai yang membentang, serta keberadaan gunung api membutuhkan kesiapsiagaan dan kemampuan pertolongan yang kuat," ujar Risnawanto.

Ia berharap, kerja sama Pramuka dan Basarnas tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi diwujudkan melalui kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan anggota di lapangan. Dengan demikian, keberadaan SAKA SAR nantinya dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

Sementara itu, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman Novi Yurandi mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun sinergi sekaligus memperkuat potensi sumber daya manusia di tengah masyarakat. Menurutnya, Pramuka memiliki potensi besar untuk mendukung kegiatan pencarian dan pertolongan.

"Pramuka memiliki potensi besar, terutama dari sisi sumber daya manusia. Selain itu, semangat pengabdian, kedisiplinan, serta kedekatan dengan masyarakat," katanya.

Novi menjelaskan, peningkatan kapasitas anggota Pramuka akan dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, simulasi, latihan bersama, serta pembinaan potensi SAR. Rangkaian kegiatan tersebut diarahkan untuk membekali anggota dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi kedaruratan.

Sebagai tindak lanjut kerja sama, Basarnas bersama Kwarcab 0317 Pasbar dalam waktu dekat akan melakukan perekrutan calon anggota SAKA SAR. Perekrutan menyasar satuan pendidikan tingkat SLTA atau sederajat, khususnya anggota Pramuka golongan Penegak dan Pandega.

Pembentukan SAKA SAR diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda Pasbar untuk meningkatkan keterampilan di bidang pencarian dan pertolongan. Selain memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana, keberadaan SAKA SAR diharapkan dapat memperluas keterlibatan masyarakat dalam upaya kemanusiaan dan penanggulangan kondisi darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....