Pilwana E-Voting Perdana Pasbar Berjalan Lancar tanpa Kendala

  • 18 Sep 2026 03:44 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) berbasis elektronik atau e-voting perdana di Kabupaten Pasaman Barat berlangsung lancar pada hari pertama, Kamis, 17 September 2026. Pelaksanaan pemungutan suara dilaporkan tidak mengalami kendala teknis.

Kelancaran tersebut dipastikan setelah Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Wakil Bupati M. Ihpan, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, dan organisasi perangkat daerah terkait meninjau langsung sejumlah tempat pemungutan suara (TPS). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, keandalan sistem *e-voting*, serta partisipasi masyarakat.

Rombongan memantau pelaksanaan Pilwana di Kecamatan Lembah Melintang dan Kecamatan Sungai Beremas. Di Kecamatan Lembah Melintang, peninjauan dilakukan di Nagari Ujung Gading Induk, tepatnya TPS 04 Jorong Pasar Lama dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 384 pemilih dan TPS 12 dengan DPT 546 pemilih.

Setelah memastikan proses pemungutan suara di Ujung Gading berjalan lancar, rombongan melanjutkan pemantauan ke Kecamatan Sungai Beremas. Dari 47 TPS yang tersebar di wilayah tersebut, seluruh proses pemungutan suara dilaporkan berjalan lancar tanpa gangguan sinyal maupun pemadaman listrik.

Bupati Pasaman Barat Yulianto mengapresiasi panitia penyelenggara, pengawas, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang turut menjaga kelancaran dan kondusivitas pelaksanaan Pilwana. "Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, angku-angku, niniak mamak, tokoh masyarakat, dan seluruh warga. Hari ini kami melihat pelaksanaan e-voting berjalan sukses. Ini hendaknya menjadi contoh dan pedoman bagi nagari-nagari berikutnya yang akan menyelenggarakan pemungutan suara," ujar Yulianto.

Menurut Yulianto, kelancaran pelaksanaan e-voting menjadi gambaran kesiapan masyarakat Pasaman Barat dalam memanfaatkan teknologi dalam penyelenggaraan demokrasi di tingkat nagari. "Dari pantauan kami dan laporan camat, 47 TPS di Sungai Beremas seluruhnya berjalan lancar dan tidak mengalami kendala. Ini membuktikan bahwa masyarakat kami siap menerima transformasi teknologi untuk mendukung demokrasi yang lebih baik," katanya.

Yulianto juga menilai keberadaan wali nagari definitif penting untuk memperkuat penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mengoptimalkan pelayanan publik di tingkat nagari. "Siapa pun yang terpilih nantinya merupakan amanah dari masyarakat kepada wali nagari definitif. Pemerintah daerah merasakan bahwa ketika nagari dipimpin pejabat sementara, pelayanan belum dapat berjalan maksimal. Dengan adanya pejabat definitif, kita berharap pelayanan publik kepada masyarakat dapat semakin optimal," ujarnya.

Pelaksanaan e-voting yang sebelumnya menjadi perhatian, terutama terkait kesiapan pasokan listrik dan pemahaman teknis masyarakat, terpantau berjalan stabil. Sistem elektronik tersebut juga mendukung proses rekapitulasi data secara cepat, akurat, dan transparan setelah pemungutan suara ditutup sesuai ketentuan.

Pilwana berbasis e-voting menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memodernisasi tata kelola demokrasi di tingkat nagari. Pelaksanaan perdana ini sekaligus menjadi pengalaman bagi nagari lain yang akan menerapkan pemungutan suara secara elektronik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....