Pemkab Agam Percepat Pembangunan Lima Ruas Jalan di Salareh Aia

  • 14 Sep 2026 11:04 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Agam mempercepat pembangunan lima ruas jalan lingkungan dan permukiman di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Berdasarkan hasil monitoring terakhir, progres pengerjaan sejumlah ruas jalan tersebut telah mencapai 25 hingga 60 persen.

Kepala Dinas Perkim Agam, Rinaldi mengatakan, pihaknya telah meninjau langsung sejumlah lokasi pekerjaan. “Lima ruas yang dikerjakan yakni jalan lingkungan SD 05 (Huntara) sepanjang 165 meter, jalan permukiman Kayu Pasak 180 meter, Padang Gantiang–Maur Hilir 565 meter, Sawah Laweh–Simpang 3 Sikabu 760 meter, serta Simpang Kapalo Banda–Kampuang Batuang sepanjang 388,5 meter,” ujarnya, Senin, 14 September 2026.

Rinaldi menjelaskan, ruas jalan lingkungan SD 05 dan Kayu Pasak dikerjakan dalam satu paket dengan nilai kontrak Rp967.615.037 oleh PT Aditama Cipta Konstruksi. “Pekerjaan dimulai 29 Juli dan ditargetkan selesai pada 29 September 2026, dengan progres hingga saat ini mencapai 60 persen,” katanya.

Saat monitoring, pekerjaan pada kedua ruas tersebut telah memasuki tahap pembangunan drainase. Rinaldi meminta pelaksana memastikan elevasi drainase sesuai dengan elevasi badan jalan sebagaimana tercantum dalam dokumen perencanaan.

“Elevasi kepala drainase harus sejajar dengan elevasi badan jalan sesuai dokumen perencanaan. Ini penting agar pekerjaan memenuhi standar teknis dan kualitas infrastruktur yang telah direncanakan,” ujarnya.

Sementara itu, ruas Padang Gantiang–Maur Hilir dikerjakan CV Wahana Cipta Mandiri dengan nilai kontrak Rp472.096.510. Pekerjaan yang dimulai 18 Agustus dan ditargetkan selesai 31 Oktober 2026 tersebut kini mencapai progres 25 persen.

Adapun ruas Sawah Laweh–Simpang 3 Sikabu dan Simpang Kapalo Banda–Kampuang Batuang dikerjakan CV Duo Duo Saudara dengan nilai kontrak Rp1.411.093.346. Kedua ruas menggunakan metode pengaspalan, dimulai 12 Agustus dan ditargetkan rampung pada 10 Oktober 2026, dengan progres pengerjaan mencapai 25 persen.

Rinaldi mengungkapkan, kualitas harus menjadi perhatian pada setiap tahapan pembangunan, mulai dari mutu material, ketepatan elevasi hingga kesesuaian dengan dokumen perencanaan. Pemerintah daerah berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai spesifikasi teknis dan target waktu agar manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat Nagari Salareh Aia.

“Pembangunan jalan harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan target waktu yang telah ditetapkan. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat Nagari Salareh Aia,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....