UNP Dorong Wisata Berkelanjutan di Mandeh

  • 04 Agt 2026 03:26 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Sekolah Pascasarjana melaksanakan Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) Tahun 2026 di Pulau Soetan, Kawasan Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu, 2 Agustus 2026. Program tersebut mengusung tema "Pengembangan Paket Wisata Berbasis Eco Sport Plogging untuk Mendukung Sustainable Tourism di Kawasan Destinasi".

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) Kabupaten Pesisir Selatan, Roli Buchari, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, bersama pengelola destinasi wisata dan masyarakat setempat.

Ketua Tim Program Pengabdian UNP Berdampak, Prof. Eri Barlian, mengatakan program tersebut bertujuan mengembangkan konsep wisata berbasis eco sport plogging, yakni aktivitas olahraga yang dipadukan dengan aksi memungut sampah. “Kami berharap, konsep ini mampu menjaga kebersihan kawasan wisata sekaligus mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, UNP juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana kebersihan kepada BUMNag Bersama Mandeh Tarusan Jaya sebagai pengelola Destinasi Wisata Pulau Soetan. Bantuan yang diserahkan terdiri atas lima paket alat plogging, enam unit tong sampah, satu modul pengembangan paket wisata berbasis eco sport plogging, serta 100 bibit mangrove.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan penanaman mangrove secara simbolis yang dipimpin Prof. Dr. Eri Barlian bersama peserta. Penanaman tersebut menjadi bentuk komitmen menjaga kelestarian kawasan pesisir sekaligus memperkuat ekosistem di kawasan wisata Mandeh.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkimtan-LH Kabupaten Pesisir Selatan, Roli Buchari, mengapresiasi kontribusi UNP dalam mendukung pengembangan kawasan wisata Mandeh melalui pendekatan akademik dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pengelola destinasi menjadi faktor penting dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh BUMNag Bersama Mandeh Tarusan Jaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan wisata sekaligus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Pulau Soetan. Dengan demikian, Kawasan Wisata Mandeh diharapkan semakin memiliki daya saing sebagai destinasi wisata berwawasan lingkungan di Sumatera Barat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....