Pemerintah Sebar Semen Beku dan Pejantan Sapi Unggul Nasional

  • 03 Agt 2026 06:27 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Padang Mengatas memperkuat penyediaan bibit sapi unggul untuk mendukung peningkatan produksi daging nasional. Bibit tersebut disalurkan melalui distribusi pejantan unggul dan semen beku hasil inseminasi buatan ke berbagai daerah di Indonesia.

Kepala BPTUHPT Padang Mengatas, Farouk Mochtar, mengatakan lembaganya berperan pada sektor hulu peternakan dengan menghasilkan bibit sapi berkualitas. Bibit tersebut menjadi dasar peningkatan mutu genetik ternak yang dipelihara peternak.

"Di daging kita masuk ke aspek penyediaan daging ruminansia untuk ternak sapi. Di bagian tersebut kita berada di posisi hulu atau berbicara tentang bagaimana memproduksi bibit, utamanya memproduksi pejantan-pejantan unggul," kata Farouk dalam dialog Padang Menyapa di RRI Pro 1 Padang, Sabtu 1 Agustus 2026.

Ia menjelaskan BPTUHPT Padang Mengatas saat ini mengembangkan beberapa rumpun sapi unggul, di antaranya Simmental, Limousin, Belgian Blue, serta sapi Pesisir sebagai plasma nutfah lokal Sumatera Barat. Pejantan-pejantan tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan semen beku yang digunakan dalam program inseminasi buatan.

"Jadi di BPTUHPT Padang Mengatas itu utamanya memproduksi pejantan unggul pada sapi-sapi unggul, Simmental, Limousin, Belgian Blue, dan sumber daya lokal sapi Pesisir. Nantinya pejantan unggul tersebut akan diperbanyak semennya yang akan disebar ke seluruh Indonesia dengan menggunakan teknologi inseminasi buatan," ujarnya.

Selain melalui inseminasi buatan, BPTUHPT Padang Mengatas juga memasok pejantan unggul ke balai pembibitan daerah dan kelompok peternak yang mengembangkan usaha pembibitan sapi. Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat peningkatan kualitas genetik ternak di berbagai wilayah.

Farouk mengatakan peran BPTUHPT Padang Mengatas memang tidak berada pada tahap produksi daging, tetapi dimulai dari penyediaan bibit. Menurutnya, peningkatan produksi daging nasional sangat bergantung pada kualitas bibit yang dikembangkan peternak.

"Kita itu mainnya di hulu, mungkin secara kontribusi tidak terlihat, tapi bisa memberikan dampak besar karena kita menghasilkan benih-benih yang unggul untuk diproduksi oleh peternak-peternak yang nantinya ujungnya untuk memproduksi daging di Indonesia," ujarnya.

Penguatan penyediaan bibit unggul tersebut menjadi salah satu strategi mendukung target swasembada pangan nasional. Melalui distribusi pejantan unggul dan semen beku, BPTUHPT Padang Mengatas diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sapi potong sekaligus memperbaiki mutu genetik ternak di berbagai daerah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....