Bibit Bersertifikat Mulai Ditanam, Talamau Pasbar Siap Hijaukan Lahan Kosong

  • 03 Agt 2026 09:04 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) memastikan bantuan bibit pohon produktif dari Kementerian Kehutanan telah diterima masyarakat dan sudah mulai ditanam. Penanaman dilakukan oleh kelompok tani, komunitas keagamaan, sekolah, instansi, hingga penerima perorangan sebagai lanjutan program penguatan ketahanan pangan dan rehabilitasi lingkungan.

Seluruh bibit disalurkan langsung ke alamat masing-masing penerima sesuai usulan yang telah diajukan sebelumnya. Bantuan tersebut terdiri atas lima jenis tanaman produktif, yakni alpukat, durian, lengkeng, semangka, dan jambu madu, dengan jumlah yang disesuaikan kebutuhan serta luas lahan penerima.

Camat Talamau, Nur Fauziah Zein, mengatakan penyaluran bantuan menjadi langkah nyata mempercepat penghijauan lahan kosong sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Program ini diharapkan mampu menekan risiko banjir dan tanah longsor melalui penambahan tutupan vegetasi di berbagai lokasi di Kecamatan Talamau.

Ia menyampaikan bantuan diberikan maksimal 200 batang bibit untuk penerima perorangan, sedangkan kelompok dapat memperoleh hingga 1.500 batang sesuai permohonan. Hingga tahap penyaluran ini, bantuan telah diterima tujuh komunitas serta sekitar lima hingga enam penerima perorangan yang tersebar di Kecamatan Talamau.

Nur Fauziah menyebutkan seluruh bibit yang dibagikan merupakan bibit bersertifikat dari Kementerian Kehutanan melalui balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Agam Kuantan. Bibit unggul tersebut dipilih karena memiliki ketahanan yang baik terhadap hama, penyakit, dan perubahan cuaca sehingga diharapkan mampu tumbuh optimal.

“Alhamdulillah, bibit yang kita usulkan ke Kementerian Kehutanan sudah diterima masyarakat. Beberapa penerima bahkan sudah mulai melakukan penanaman sebagai langkah awal menghijaukan kembali lahan-lahan kosong di Kecamatan Talamau,” ucapnya, Minggu, 2 Agustus 2026.

Camat Talamau, Nur Fauziah Zein berharap masyarakat dapat merawat tanaman hingga berproduksi dalam dua hingga tiga tahun mendatang. Selain menjaga kelestarian lingkungan dan sumber air, hasil panen buah diharapkan dapat dikonsumsi keluarga maupun dipasarkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....