Bupati Hendrajoni Minta Penanganan Tebing Batang Lengayang Dipercepat
- 29 Jul 2026 01:08 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni meninjau langsung penanganan tebing Batang Lengayang di kawasan Koto Baru, Kecamatan Lengayang, Senin, 27 Juli 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan titik rawan yang selama ini menjadi salah satu penyebab banjir di kawasan tersebut.
Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Japeri, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Adril Yesmen, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wendi, serta sejumlah pejabat terkait. Rombongan melihat secara langsung kondisi tebing sungai yang membutuhkan penanganan lanjutan agar mampu mengurangi risiko luapan air saat musim hujan.
Menurut Hendrajoni, penanganan tebing harus segera diselesaikan agar dampak banjir terhadap masyarakat dapat diminimalkan. Ia menegaskan pemerintah daerah ingin memberikan perlindungan yang lebih baik bagi permukiman warga maupun lahan pertanian yang selama ini terdampak.
"Kami ingin penanganan ini dipercepat. Hal ini agar ancaman banjir terhadap permukiman warga bisa dikurangi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pesisir Selatan, Japeri, menjelaskan penanganan tebing yang sedang berlangsung saat ini memanfaatkan anggaran sebesar Rp700 juta. Namun, dana tersebut belum mencukupi untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan pengamanan tebing secara menyeluruh.
"Masih diperlukan tambahan anggaran untuk menuntaskan pembangunan. Terutama pada bagian dinding penahan tebing menggunakan pancang beton agar perlindungan terhadap tebing sungai lebih maksimal," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Selatan, Wendi, mengatakan kawasan Koto Baru merupakan daerah yang cukup sering terdampak banjir akibat luapan Batang Lengayang. "Setiap kali hujan deras, sungai meluap dan merendam rumah penduduk, areal pertanian, serta fasilitas di sekitar permukiman. Karena itu, penanganan tebing ini sangat dinantikan masyarakat," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....