Zakat Kembangkan Tenun Ampalu untuk Tingkatkan Ekonomi Mustahik
- 09 Jul 2026 22:51 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kementerian Agama (Kemenag) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengembangkan usaha tenun di Nagari Ampalu, Kabupaten Lima Puluh Kota, melalui Program Zakat Community Development (ZCD). Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik berbasis potensi lokal.
Program ZCD Tenun Puspa diluncurkan di Nagari Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kamis, 9 Juli 2026. Nagari tersebut telah ditetapkan sebagai Kampung Zakat sejak 2022 dan dikenal sebagai sentra kerajinan tenun.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengatakan zakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara produktif. Ia juga mendorong penguatan literasi zakat agar masyarakat memahami manfaat ekonomi sekaligus nilai ibadahnya.
"Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Kita perlu membangun literasi zakat agar masyarakat tidak hanya merasakan manfaatnya, tetapi juga memahami nilai ibadah yang terkandung di dalamnya," kata Mahyeldi.
Pimpinan Baznas Bidang Digitalisasi, Keuangan, dan Operasional, Mokhamad Mahdum, menegaskan Kampung Zakat tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dan memperluas pemberdayaan mustahik melalui pengelolaan zakat yang berkelanjutan.
"Berdirinya Kampung Zakat bukan semata-mata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Juga menegakkan prinsip-prinsip keislaman dalam kehidupan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, Mustafa, mengatakan, pengelolaan zakat kini tidak hanya difokuskan pada penyaluran bantuan. Dana zakat juga diarahkan untuk menciptakan usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Mustafa, pengembangan tenun dipilih karena telah menjadi mata pencaharian sebagian warga Nagari Ampalu. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
"Program ini dapat mengangkat harkat dan martabat perekonomian masyarakat. Inilah yang menjadi tujuan Kementerian Agama, bagaimana setiap program yang dijalankan benar-benar berdampak," ujar Mustafa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....