Pemko Payakumbuh Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Melalui Pelatihan Mitigasi
- 03 Jul 2026 01:02 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pelatihan yang dibuka Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, mewakili Wali Kota Zulmaeta itu berlangsung di Aula Peternakan Provinsi Sumatera Barat, Rabu, 1 Juli 2026.
Pelatihan dilaksanakan dalam tiga angkatan dan diikuti 150 peserta dari berbagai unsur masyarakat, seperti kader Posyandu, relawan kemanusiaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi pencinta alam, hingga Kelompok Siaga Bencana (KSB). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam membangun masyarakat yang tangguh, siap, dan responsif menghadapi berbagai ancaman bencana.
Mewakili Wali Kota Zulmaeta, Elzadaswarman mengatakan peningkatan kapasitas masyarakat merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan daerah terhadap berbagai potensi bencana. "Kita semua menyadari bahwa wilayah Indonesia, termasuk Kota Payakumbuh, memiliki potensi risiko bencana yang cukup tinggi, baik alam maupun nonalam. Oleh karena itu, upaya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat ini tidak dapat ditunda," katanya.
Menurut Elzadaswarman, penanggulangan bencana tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. "Pelatihan ini merupakan langkah yang sangat strategis dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh, sigap, dan mampu berperan aktif dalam upaya pencegahan serta mitigasi bencana," ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan tersebut di lingkungan masing-masing. "Kami berharap melalui pelatihan ini para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing," katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh, Devitra, mengatakan pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanggulangan bencana. Ia menjelaskan pelatihan dibagi dalam tiga angkatan, masing-masing diikuti 50 peserta, sehingga total peserta mencapai 150 orang yang berasal dari kader Posyandu, PMI, ORARI, RAPI, TAGANA, Pemuda Pancasila, organisasi pencinta alam, dan Kelompok Siaga Bencana.
"Kami berharap melalui kegiatan ini seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, sekaligus mampu menjadi garda terdepan di lingkungan masing-masing dalam upaya pengurangan risiko bencana," ujar Devitra. Selain materi manajemen posko dan kesiapsiagaan penanganan darurat, peserta juga dibekali pelatihan pertolongan pertama gawat darurat, “trauma healing” bagi korban bencana, serta materi pendukung lainnya untuk memperkuat upaya mitigasi di Kota Payakumbuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....