KSB Sasak Resmi Dikukuhkan, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana

  • 29 Jun 2026 13:36 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Bupati Pasaman Barat Yulianto mengukuhkan Pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Sasak Ranah Pasisie di halaman SDN 08 Sasak Ranah Pasisie, Senin, 29 Juni 2026. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan simulasi uji Standar Operasional Prosedur (SOP) Kampung Siaga Bencana serta penyerahan bantuan kesiapsiagaan penanggulangan bencana dari Kementerian Sosial RI senilai Rp157,29 juta.

Bupati Yulianto mengatakan, pembentukan KSB merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana, mengingat Kecamatan Sasak Ranah Pasisie termasuk wilayah dengan tingkat kerawanan yang cukup tinggi. "Kesiapsiagaan bukanlah pilihan, melainkan sebuah keharusan yang mutlak. Inilah esensi Kampung Siaga Bencana, yakni berbasis masyarakat, dikelola masyarakat, dan digerakkan demi keselamatan masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Ia menambahkan, pengurus KSB diharapkan menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di tingkat nagari. Menurutnya, sejumlah langkah strategis perlu segera dilakukan, di antaranya pemetaan wilayah rawan bencana dan jalur evakuasi, pendataan kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas dan anak-anak, pemasangan rambu evakuasi, hingga penguatan sistem peringatan dini berbasis masyarakat.

Selain itu, pengurus KSB juga didorong membentuk lumbung sosial yang berisi logistik darurat untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. "KSB harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan dan pemuda. Kolaborasi kesiapsiagaan yang kuat agar terjalin budaya dalam menghadapi potensi bencana," katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Pasaman Barat, Vanvoni Gorbi, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan program Kementerian Sosial RI yang dilaksanakan bersama Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Juni 2026, dengan melibatkan 275 peserta yang terdiri atas unsur masyarakat, relawan, dan pemangku kepentingan terkait.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua TP-PKK Kabupaten Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Taruna Siaga Bencana (Tagana), kepala perangkat daerah, Camat Sasak Ranah Pasisie, wali nagari, PMI, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....