Pemkab Dharmasraya Alokasikan Rp63,6 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur
- 28 Jun 2026 04:21 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengalokasikan anggaran sekitar Rp63,6 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi jalan serta jembatan pada Tahun Anggaran 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya, Zakirman mengatakan, sejumlah paket pekerjaan telah memasuki tahap pelaksanaan dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan. "Meski di tengah keterbatasan anggaran, kami tetap berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang berkualitas untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, seluruh pekerjaan terus kami percepat dengan tetap mengutamakan kualitas," katanya, Jumat, 26 Juni 2026.
Willy Kurniawan menjelaskan, hingga akhir Juni 2026 terdapat empat ruas jalan yang telah memasuki tahap pelaksanaan. Keempatnya yakni ruas Jalan Samping Gedung Lama RSUD Sungai Dareh sepanjang 900 meter, ruas Simpang Koto Agung–Blok C Sitiung I sepanjang 3,8 kilometer dengan progres fisik mencapai 44,95 persen, ruas Pulau Punjung–Lubuk Bulang sepanjang 6,2 kilometer, serta ruas Sungai Rumbai–Blok D Sitiung II sepanjang 1,3 kilometer.
Selain pembangunan jalan, Dinas PUPR juga tengah mengerjakan tiga proyek pembangunan jembatan, yaitu Jembatan Batang Mimpi, Jembatan Sungai Pinang, dan Jembatan Sungai Duo. Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Sungai Pinang telah mencapai 58,95 persen, sedangkan Jembatan Sungai Duo mencapai 25,75 persen.
Menurut Willy, pihaknya juga tengah mempersiapkan sejumlah paket pekerjaan lainnya agar dapat segera dilaksanakan sesuai jadwal. Seluruh proyek tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas infrastruktur secara bertahap dan merata di seluruh wilayah Dharmasraya.
“Kami berharap pembangunan infrastruktur senilai Rp63,6 miliar tersebut mampu meningkatkan akses transportasi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Sekaligus sebagai upaya mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai daerah yang mengandalkan sektor pertanian, perkebunan, dan perdagangan, peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan dinilai memiliki peran strategis dalam menekan biaya distribusi, mempercepat mobilitas masyarakat, serta membuka akses menuju sentra-sentra produksi. Dengan demikian, hasil pembangunan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Dharmasraya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....