Hoyak Tabuik Kembali Masuk KEN 2026, Perkuat Posisi Destinasi Budaya Nasional
- 25 Jun 2026 16:52 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pesona Hoyak Tabuik Piaman kembali masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata. Keikutsertaan tersebut semakin memperkuat posisi Kota Pariaman sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, mengatakan masuknya Hoyak Tabuik dalam KEN menjadi bukti bahwa tradisi budaya yang dimiliki Pariaman memiliki daya tarik dan nilai penting dalam pengembangan pariwisata nasional. Menurutnya, pemerintah pusat juga memberikan perhatian terhadap penyelenggaraan event budaya tersebut.
"Alhamdulillah, untuk tahun 2026 ini Pesona Hoyak Tabuik Piaman kembali masuk dalam Karisma Event Nusantara atau KEN yang ditetapkan Kementerian Pariwisata. Dua tahun lalu Hoyak Tabuik masuk dalam KEN namun pada tahun lalu kita belum masuk dan baru kembali pada tahun ini," ujar Ferialdi dalam dialog Padang Menyapa di Pro 1 RRI Padang pada Selasa, 23 Juni 2026.
Ia menjelaskan, status sebagai bagian dari KEN memberikan peluang yang lebih besar bagi Pariaman untuk memperkenalkan budaya Tabuik kepada wisatawan dari berbagai daerah. Selain itu, promosi yang dilakukan juga menjadi lebih luas karena mendapat dukungan dari pemerintah pusat.
Menurut Ferialdi, Hoyak Tabuik tidak hanya menampilkan prosesi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah. Karena itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan setiap tahunnya.
"Tentunya dengan masuknya dalam KEN ini menjadi peluang besar ya. Kita dapat mempromosikan Pariaman dan budaya Tabuik ke tingkat yang lebih luas," ujarnya.
Untuk mendukung penyelenggaraan tahun ini, Pemerintah Kota Pariaman menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung, salah satunya Festival Bandagala yang melibatkan pelaku ekonomi kreatif dan UMKM. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih beragam bagi wisatawan yang datang ke Pariaman.
Ferialdi menambahkan, keberadaan Hoyak Tabuik yang puncaknya akan di gelar pada 28 Juni mendatang tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Pariaman, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap pembangunan daerah. Melalui event budaya tersebut, pemerintah berharap manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....