Disnakertrans Sumbar Bekali Pencari Kerja dengan Pelatihan Perbaikan Ponsel
- 25 Jun 2026 02:28 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus berupaya meningkatkan kompetensi para pencari kerja melalui berbagai program pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satu pelatihan yang digelar adalah perbaikan telepon seluler perangkat keras yang berlangsung selama 220 jam pelajaran oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Payakumbuh.
Pelatihan tersebut secara resmi ditutup oleh Kepala Disnakertrans Sumbar, Firdaus Firman, Senin, 22 Juni 2026. Pelatihan yang dilaksanakan BLK Payakumbuh tersebut berlangsung selama sekitar 28 hari di Jorong Kajai Pisik, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam.
Program pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam membekali masyarakat dengan keterampilan yang memiliki peluang usaha dan lapangan kerja yang cukup besar di tengah meningkatnya penggunaan telepon seluler pintar di Indonesia. Pelatihan yang juga merupakan aspirasi Anggota DPRD Sumbar, Rafdinal itu, memberikan berbagai materi kejuruan, mulai dari perbaikan telepon seluler mati total, kerusakan pada mikrofon, kamera, dan layar sentuh, hingga perbaikan trackpad yang tidak berfungsi serta pembelajaran fungsi menu program flashing.
Kepala Disnakertrans Sumbar, Firdaus Firman, mengatakan keterampilan di bidang perbaikan telepon seluler memiliki prospek yang menjanjikan mengingat tingginya jumlah pengguna ponsel pintar di Indonesia. Menurutnya, dengan jumlah pengguna ponsel pintar yang mencapai sekitar 187,7 juta orang dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pengguna terbesar di dunia, kebutuhan terhadap tenaga terampil di bidang perbaikan perangkat telepon seluler akan terus meningkat.
Dalam kesempatan tersebut, Firdaus yang didampingi Kepala BLK Payakumbuh, Satri Edi, juga menyampaikan bahwa saat ini masih dibuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Kementerian Ketenagakerjaan melalui aplikasi Siap Kerja. “Pelatihan vokasi ini gratis serta mendapatkan banyak fasilitas. Khusus Batch 3, BLK Payakumbuh juga membuka pendaftaran untuk empat jurusan, yakni cabinet making, desainer grafis muda, peracik minuman kopi, serta service sepeda motor,” ujarnya.
Firdaus berharap masyarakat, khususnya generasi muda dan para pencari kerja, dapat memanfaatkan berbagai program pelatihan yang disediakan pemerintah sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di pasar kerja. Menurutnya, penguasaan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri menjadi salah satu kunci dalam menekan angka pengangguran dan membuka peluang usaha mandiri.
Ia menambahkan, Disnakertrans Sumbar bersama BLK Payakumbuh akan terus mengembangkan berbagai jenis pelatihan berbasis kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha. Dengan demikian, lulusan pelatihan diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....