Pemkab Pasaman Barat Apresiasi Konsistensi Warga Lestarikan Tradisi Bersih Desa
- 28 Jun 2026 00:01 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengapresiasi konsistensi masyarakat Kampung II Tanjung Sari Mahakarya dalam melestarikan tradisi Bersih Desa yang menjadi bagian dari Tanjung Sari Culture Festival 2026 bertema "Merawat Tradisi, Menyambut Generasi". Kegiatan tersebut digelar di Kecamatan Luhak Nan Duo, Rabu, 24 Juni 2026.
Apresiasi disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, saat mewakili Bupati Pasaman Barat menghadiri kegiatan tersebut. Menurutnya, tradisi Bersih Desa merupakan wujud nyata pelestarian budaya sekaligus penguatan nilai gotong royong di tengah masyarakat.
“Kebudayaan dan gotong royong warga adalah fondasi kuat untuk membangun Pasaman Barat yang maju, bermartabat, dan religius. Pemerintah Kabupaten sangat mengapresiasi semangat guyub rukun warga Kampung II Tanjung Sari Mahakarya,” ujar Doddy.
Ia menjelaskan, Bersih Desa tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan melestarikan adat budaya Jawa yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan. Menurutnya, tradisi tersebut sejalan dengan filosofi Jawa “Memayu Hayuning Bawana”, yakni kewajiban manusia untuk menjaga keserasian, keselarasan, dan keindahan alam semesta beserta seluruh isinya.
“Bersih Desa bukan sekadar membersihkan lingkungan secara fisik. Ini merupakan momentum spiritual untuk menyucikan hati, memperkuat silaturahmi, dan memanjatkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT,” katanya.
Dalam kegiatan itu, Sekda bersama unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga mengikuti arak-arakan gunungan serta karnaval budaya yang menampilkan hasil bumi masyarakat setempat. Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat yang memeriahkan rangkaian acara.
Doddy berharap tradisi Bersih Desa dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang memperkuat kohesi sosial sekaligus membawa keberkahan bagi masyarakat. “Semoga Kampung Tanjung Sari Mahakarya selalu dilimpahi keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebudayaan dan tradisi yang terus dirawat masyarakat merupakan kekayaan daerah yang berperan penting dalam memperkuat fondasi sosial pembangunan. “Ketika warga hidup rukun, guyub, dan bersatu, maka pembangunan daerah pun akan berjalan lancar dan berkah. Jadikan momentum Bersih Desa ini sebagai penyemangat untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Pasaman Barat yang maju, bermartabat, dan religius,” kata Doddy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....