Kakanwil Kemenag Sumbar Ingatkan PPDB Madrasah Harus Sesuai Aturan dan Transpara

  • 23 Jun 2026 14:55 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Mustafa, mengingatkan seluruh kepala madrasah agar pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027 dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku. Ia menegaskan seluruh proses penerimaan peserta didik harus berjalan secara transparan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Mustafa saat membuka Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) se-Sumatera Barat di MIN 1 Kota Padang, Selasa, 23 Juni 2026. Menurutnya, aturan yang telah diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama wajib menjadi pedoman bagi seluruh madrasah.

"PPDB harus sesuai dengan aturan main. Ditjen Pendis Kemenag telah mengeluarkan aturan terkait ini. Seluruh pihak harus aman dan nyaman dalam setiap proses PPDB. Seluruh kepala madrasah memastikan setiap tahapan penerimaan siswa baru berjalan tertib, adil, dan akuntabel," ujar Mustafa.

Selain membahas PPDB, Mustafa menegaskan bahwa organisasi KKMI tidak boleh hanya menjadi wadah kegiatan seremonial. Ia berharap forum tersebut menjadi ruang berbagi informasi, memperkuat kolaborasi, serta menyamakan persepsi dalam menghadapi berbagai persoalan pendidikan.

Ia juga mendorong kepala madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga melalui komunikasi, konsolidasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat mutu pendidikan sekaligus meningkatkan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

Mustafa berharap Rakor KKMI mampu menghasilkan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi madrasah di daerah. Menurutnya, setiap persoalan yang memiliki karakteristik sama harus memperoleh penanganan yang sama sesuai dengan delapan standar pendidikan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yasril, mengatakan rapat koordinasi menjadi wadah strategis untuk memajukan kualitas Madrasah Ibtidaiyah. Ia menilai pendidik dituntut mampu menghadirkan pembelajaran yang adaptif seiring perkembangan zaman.

"Kita dituntut mampu memberikan pembelajaran yang adaptif sesuai perkembangan zaman. Paling utama adalah mengedepankan pendidikan akhla" ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....