Kesbangpol Sumbar Intensifkan Bimtek Wawasan Kebangsaan Pelajar
- 21 Mei 2026 15:10 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumatera Barat mengintensifkan bimbingan teknis wawasan kebangsaan bagi pelajar. Langkah itu dilakukan menghadapi dampak negatif penggunaan media digital terhadap generasi muda.
Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Sumbar, Donny Rahma Saputra, menyampaikan hal itu dalam Dialog Khusus Harkitnas di RRI Pro 1 Padang, Rabu, 20 Mei 2026. Donny menyebut generasi muda menjadi kelompok paling rentan terpapar pengaruh negatif media sosial.
Ia mengatakan, pelajar saat ini menghabiskan waktu sangat lama menatap layar telepon seluler. Durasi penggunaan gawai bahkan mencapai tujuh hingga sembilan jam setiap hari.
“Indonesia termasuk negara dengan penggunaan layar tertinggi di dunia. Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama,” ujar Donny.
Donny menjelaskan, pihaknya rutin menggelar bimbingan teknis wawasan kebangsaan bagi pelajar tingkat SMA sederajat. Kegiatan itu bertujuan memperkuat nasionalisme dan literasi digital generasi muda.
"Materi bimbingan mencakup cinta tanah air, toleransi, dan etika bermedia sosial. Pelajar juga diajak memahami dampak hoaks serta ancaman radikalisme digital," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Habibul Fuadi, menilai penggunaan media sosial perlu dikendalikan sejak usia sekolah. Ia menekankan pentingnya pengawasan keluarga terhadap penggunaan gawai anak.
Habibul meminta orang tua menerapkan aturan bebas dari gawai saat jam belajar malam di rumah. Menurutnya, pembatasan itu membantu anak membangun interaksi sosial secara langsung.
“Anak-anak lebih cepat meniru perbuatan dibanding mendengar nasihat. Karena itu, lingkungan harus memberi contoh yang baik,” kata Habibul Fuadi.
Ia menambahkan, interaksi sosial langsung menjadi fondasi penting membangun karakter dan nasionalisme anak. Penggunaan media sosial tanpa pengawasan dikhawatirkan mengurangi kepedulian sosial generasi muda.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengangkat tema menjaga tunas bangsa di era digital. Pemerintah berharap generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa kehilangan nilai kebangsaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....