Waspada Kemarau Panjang, Pemkab Pasaman Barat Perkuat Ketahanan Pangan

  • 21 Apr 2026 03:01 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengambil langkah serius untuk mengantisipasi ancaman musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung lebih panjang dan ekstrem tahun ini. Langkah mitigasi tersebut difokuskan pada penguatan ketahanan pangan serta perlindungan sektor pertanian dari dampak buruk perubahan iklim.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Antisipasi Musim Kemarau 2026 di Jakarta, Senin, 20 April 2026. Kehadiran itu menjadi bagian dari langkah aktif daerah dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

"Forum yang digelar Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian tersebut mempertemukan berbagai daerah untuk menyamakan strategi. Pasaman Barat ikut mengambil peran dalam merumuskan langkah menghadapi tantangan iklim yang kian dinamis," ucapnya.

Dalam kegiatan ini, Yulianto didampingi Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Afdal serta Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian, Hendriko Saputra. Mereka mengikuti pembahasan mulai dari potensi kekeringan 2026 hingga strategi peningkatan produksi pertanian.

Ia menyebutkan berdasar data yang dipaparkan dalam Rakornas menunjukkan produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34,69 juta ton. Angka tersebut ditargetkan meningkat menjadi minimal 35,69 juta ton pada tahun 2026.

"Sementara itu, BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami musim kemarau yang lebih panjang dan kering dari biasanya. Kondisi tersebut menuntut langkah cepat, terukur, dan inovatif dari seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto menegaskan langkah konkret segera dilakukan melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. Pemerintah daerah akan menginventarisasi wilayah rawan kekeringan, mencari sumber air alternatif, serta memperkuat koordinasi dengan kelompok tani guna menjaga stabilitas produksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....