Jumlah Penerima Meningkat, Payakumbuh Perkuat Bantuan Pangan untuk Warga

  • 13 Apr 2026 18:40 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Payakumbuh menyalurkan bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CPP) dan minyak goreng subsidi kepada 466 kepala keluarga penerima manfaat di halaman Kantor Lurah Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Senin, 13 April 2026. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yasrizal, usai menyerahkan langsung bantuan pangan tersebut mengatakan, bantuan tersebut berupa 272.560 kilogram beras dan 54.512 liter minyak goreng yang berasal dari Badan Pangan Nasional.

“Bantuan ini disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh yang merupakan alokasi bantuan pangan bulan Februari–Maret 2026. Penerima bantuan pangan tersebut bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI, dengan total jumlah penerima sebanyak 13.628 kepala keluarga,” ujar Yasrizal.

Ia menjelaskan, setiap kepala keluarga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. “Khusus untuk Kelurahan Tigo Koto Diate, tercatat sebanyak 466 penerima bantuan pangan,” katanya.

Yasrizal mengungkapkan, tujuan penyaluran CPP sebagai upaya menanggulangi kekurangan pangan yang dapat berdampak pada krisis pangan dan gizi, mengendalikan inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen dari fluktuasi harga. Agar bantuan tersebut tepat sasaran, pemerintah kota menunjuk Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, camat, dan lurah sebagai penanggung jawab proses pendistribusian.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda, mengatakan penyaluran bantuan pangan dilakukan oleh Perum BULOG. “Bantuan ini bersumber dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS) yang menugaskan Perum BULOG untuk melaksanakan penyaluran hingga ke seluruh penerima,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, jumlah penerima bantuan pangan di Kota Payakumbuh pada tahun 2025 meningkat signifikan. “Ini kabar yang menggembirakan sekaligus menantang. Jumlah penerima bantuan pangan untuk Kota Payakumbuh tahun 2025 sebanyak 13.628 kepala keluarga (KK). Angka ini melonjak drastis karena bertambah 6.529 KK dibandingkan tahun 2024 yang hanya berjumlah 7.099 KK,” kata Edvidel.

Edvidel berharap, penyaluran bantuan pangan kepada warga kota dapat menanggulangi kekurangan pangan dan mencegah krisis pangan dan gizi hingga pengendalian inflasi. “Serta melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....