KONI Sumbar Laksanakan Monev Pelatprov Selama Ramadan
- 17 Mar 2026 22:28 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat (Sumbar) melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Pemusatan Latihan Provinsi (Pelatprov) sejumlah Cabang Olahraga (Cabor) selama Ramadan. Langkah tersebut sebagai upaya memastikan program yang disusun oleh pelatih masing-masing Cabor berjalan maksimal.
“Monitoring dilakukan dengan mengecek langsung ke sejumlah lokasi latihan untuk melihat pelaksanaan program pembinaan yang tetap berjalan selama bulan Ramadan," kata Ketua Pelatprov, Risky Syahputra, Selasa, 17 Maret 2026. "Kami membagi tim monitoring dalam tiga kelompok sesuai cabor."
Risky menjelaskan, tiga kelompok monitoring dimaksud yakni, tim cabang olahraga bela diri, olahraga terukur atau akurasi, serta olahraga permainan. “Saat ini program Pelatprov melibatkan 153 atlet dan 50 pelatih yang terbagi dalam empat kategori pembinaan, yaitu andalan, prioritas, potensial, dan binaan khusus,” katanya.
Risky menambahkan, kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dari sistem pembinaan atlet, yakni memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi prima menghadapi berbagai agenda kompetisi. Selain itu, hasil evaluasi juga menjadi dasar untuk menyesuaikan program latihan, baik dari sisi metode, jadwal latihan, hingga kondisi fisik atlet selama Ramadan.
“Tentu selama Ramadan atlet merasakan dampak terhadap pola latihan dibanding biasanya. Namun, disinilah tujuan evaluasi dan monitoring berperan agar program yang disusun memang berjalan dan tepat sasaran terhadap atlet,” ujar Risky.
Selain itu, menurutnya kedepan KONI Sumbar akan melakukan pengecekan kembali kondisi atlet pasca Ramadan. “Kami akan memantau kembali kondisi atlet, setelah sebelumnya mereka mengikuti tes awal dan juga menjalani program latihan selama Ramadan,” ujarnya.
Risky menargetkan pada Juni 2026, Pelatprov dapat terlaksana. “Di awal Juni nanti kami akan meninjau kembali pelaksanaan Pelatprov ini, hal ini agar program pembinaan atlet memang berjalan efektif atau belum,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....