Gapembi Sumbar Akui Kesulitan Pasok Susu UHT untuk MBG Selama Ramadan
- 27 Feb 2026 18:17 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Wilayah Sumatera Barat mengakui adanya kesulitan pasokan susu Ultra High Temperature (UHT) untuk menu kering program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan. Kondisi ini dipicu meningkatnya permintaan susu UHT di pasaran menjelang dan selama bulan puasa.
Ketua Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia Wilayah Sumatera Barat, Agung Adithia Lingga mengatakan, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tersebut tengah menghadapi kelangkaan susu UHT. Tingginya kebutuhan menu kering selama Ramadan membuat dapur SPPG kesulitan memenuhi permintaan.
Agung menjelaskan, pada kondisi normal harga susu UHT ukuran 125 mililiter berada di kisaran Rp1.800 hingga Rp2.500 per kotak. Namun akibat kelangkaan, harga melonjak hingga mencapai Rp3.500 per kotak.
"Kenaikan harga tersebut sangat mempengaruhi anggaran menu MBG yang hanya berkisar Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi. Kondisi ini membuat pengelola dapur harus melakukan penyesuaian agar program tetap berjalan," kata Agung Adithia Lingga, Jum'at, 27 Februari 2026.
Menurut Agung, pemberian susu dalam program MBG memiliki ketentuan ketat dari Badan Gizi Nasional. Kandungan susu minimal harus mencapai 70 persen dan tidak berasa atau plain, sehingga semakin membatasi pilihan di pasaran.
"Ketentuan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi dapur MBG dalam memenuhi kebutuhan menu kering selama Ramadan. Terlebih, pasokan susu UHT dengan spesifikasi tersebut saat ini cukup terbatas," ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait serta distributor susu untuk menjaga ketersediaan pasokan selama Ramadan. Selain itu, Agung mengimbau pengelola dapur MBG agar tidak menimbun stok pangan demi mencegah lonjakan harga di pasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....