KPPN Solok Dongkrak Keberlanjutan KMP Nagari Batang Barus

  • 26 Nov 2025 17:00 WIB
  •  Padang

KBRN, Solok: Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Solok bersama Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan (BPTIIK) Kementerian Keuangan serta Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat melaksanakan rangkaian kegiatan Transformation Walk (T-Walk) dan Transformation Forum (T-Forum) Kementerian Keuangan Tahun 2025, Senin (17/11/2025). Kegiatan ini dikemas dalam bentuk kunjungan lapangan ke salah satu lokasi Program Prioritas Presiden, yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Nagari Batang Barus, Kabupaten Solok.

Kepala KPPN Solok, Ikasari Heniyatun mengatakan, kegiatan ini tidak sekadar agenda formal, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antar lembaga. Kemudian menggali isu-isu aktual di lapangan terkait pelaksanaan program koperasi yang telah mulai berjalan sejak Juli 2025

“Seluruh informasi dan masukan dari berbagai pihak akan menjadi referensi penting bagi BPTIIK dalam merumuskan kebijakan transformasi berikutnya. Keberhasilan KDMP tidak hanya bertumpu pada regulasi, tetapi juga pada kolaborasi berkelanjutan dan komitmen bersama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat nagari,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKMPP) Kabupaten Solok, Asmulyadi menyampaikan, dari 74 KDMP yang tersebar di Kabupaten Solok, KDMP Batang Barus merupakan salah satu yang memiliki tingkat partisipasi masyarakat paling tinggi. “Dukungan masyarakat adalah modal sosial terbesar yang mendorong keberlanjutan program, terlebih dalam rangka menyukseskan Program Strategis Presiden Prabowo yang fokus pada pemberdayaan ekonomi desa dan penguatan koperasi sebagai sokoguru perekonomian rakyat,” kata Asmulyadi.

Di sisi lain, Pimpinan KDMP Nagari Batang Barus, Muhammad Zaki mengatakan, perkembangan terbaru koperasi, termasuk tantangan klasik mengenai permodalan yang hingga kini masih menunggu arahan kebijakan dari pemerintah pusat. Namun demikian, ia mengapresiasi semangat para pengurus dan anggota yang telah mengambil inisiatif menggalang modal mandiri. “Sehingga koperasi tetap dapat menjalankan beberapa kegiatan usaha dan memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....