Kecelakaan Arus Mudik Lebaran di Sumbar, Dua Meninggal dan Sebelas Luka-Luka

  • 18 Mar 2026 14:29 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah mulai diwarnai sejumlah insiden kecelakaan lalu lintas di Sumatera Barat. Momentum yang identik dengan perjalanan panjang ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Sejak H-7 hingga H-3 Lebaran, Jasa Raharja Cabang Sumatera Barat menerima laporan kecelakaan dari berbagai kabupaten dan kota. Tingginya mobilitas pemudik menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko di jalur darat.

Data sementara mencatat dua orang meninggal dunia dan sebelas lainnya mengalami luka-luka. Angka ini menjadi peringatan dini agar seluruh pemudik lebih waspada selama perjalanan menuju kampung halaman.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto menyebut seluruh laporan telah ditindaklanjuti dengan cepat. Pihaknya memastikan hak korban terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami sudah terima laporan kecelakaan lalu lintas dari beberapa daerah. Terhadap korban meninggal dunia, kami sudah serahkan santunan. Begitu pula korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit juga sudah kami berikan tanggungan biaya perawatan,” ujarnya pada RRI Padang saat meninjau Pos Pengamanan Lebaran di jalur Sitinjau Lauik, Kota Padang, Rabu 18 Maret 2026.

Ia mengimbau pemudik untuk selalu berhati-hati dengan mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama. Selain itu, pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta tidak memaksakan diri saat kelelahan.

Sebagai langkah pencegahan, Jasa Raharja juga telah memasang sekitar 200 spanduk imbauan keselamatan di titik-titik strategis jalur mudik. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan menciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan selamat hingga tujuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....