Gubernur Sumbar Minta Masjid Buka 24 Jam Selama Mudik
- 17 Mar 2026 14:35 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Jelang Idulfitri 1447 Hijriah, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi mengeluarkan instruksi khusus bagi seluruh pengurus masjid dan musala di sepanjang jalur mudik membuka rumah ibadah selama 24 jam. Permintaan dimaksud dikeluarkan lewat Surat Edaran Nomor 451/103/Kesra-2026.
Gubernur mewajibkan rumah ibadah tersebut beroperasi penuh untuk melayani musafir. Langkah ini diambil guna memastikan para perantau Minang yang pulang kampung mendapatkan tempat singgah yang nyaman dan representatif.
“Masjid bukan sekadar tempat ibadah, tapi harus menjadi oase dan wujud pelayanan bagi sesama yang sedang menempuh perjalanan jauh,” ujar Mahyeldi di Padang, Selasa, 17 Maret 2026. Selain fasilitas ibadah, pengurus diminta menjamin kebersihan dan ketersediaan fasilitas penunjang yang memadai bagi para pemudik.
Kesiapan arus mudik juga menjadi fokus utama. Mahyeldi meminta sinergi ketat antara Dinas Perhubungan dan kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan di titik-titik rawan. Hal ini menjadi krusial mengingat antusiasme “Pulang Basamo” diprediksi akan meningkat signifikan pada Lebaran tahun 2026 ini.
Pemerintah Provinsi Sumbar juga memastikan tidak akan melarang tradisi takbiran keliling, asalkan tetap mengedepankan keselamatan. Bupati dan wali kota diinstruksikan untuk mengatur rute dan teknis pelaksanaan agar tidak terjadi gangguan ketertiban atau polusi suara yang berlebihan.
Satu poin yang menonjol dalam edaran tahun ini adalah ajakan untuk tidak melupakan warga yang terdampak bencana hidrometeorologi akhir 2025 lalu. Idul Fitri kali ini diarahkan menjadi momentum kepedulian sosial yang nyata, bukan sekadar perayaan seremonial.
Mahyeldi juga mendorong pelaksanaan halalbihalal di seluruh tingkat pemerintahan dan masyarakat. Kegiatan ini dipandang sebagai cara efektif untuk merajut kembali silaturahmi pascakesibukan mudik.
Dengan semangat “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah“, perayaan Lebaran di Ranah Minang tahun ini diharapkan menjadi perpaduan antara kekhusyukan spiritual dan kenyamanan publik. “Kita ingin Idul Fitri membawa kebahagiaan bagi semua, baik yang menetap di Sumbar maupun para perantau yang datang membawa rindu,” ucap Mahyeldi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....