Hari Kedua Siaga SAR Lebaran di Wilayah Kerja Basarnas Padang, Situasi Aman

  • 14 Mar 2026 23:16 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Hingga hari kedua pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 di wilayah kerja Basarnas Padang, Sabtu, 14 Maret 2026, kondisi terpantau aman dan terkendali. Hingga malam petugas belum menerima laporan kejadian darurat yang membutuhkan penanganan tim penyelamat.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga (Kasi Ops) Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas A Padang, Hendri mengatakan, pihaknya menyiagakan 120 personel untuk mengantisipasi potensi kondisi darurat selama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Mereka disebar di sepuluh titik strategis di wilayah Sumatera Barat selama pelaksanaan Operasi SAR Khusus Lebaran 2026.

"Operasi SAR Khusus Lebaran tahun ini dimulai sejak 13 Maret dan akan berlangsung hingga 30 Maret 2026" ujaenya. "Berdasarkan pantauan dua hari pertama, situasi di lapangan masih relatif aman tanpa adanya kejadian menonjol."

Hendri menyebutkan, personel yang disiagakan terus melakukan pemantauan di sepuluh titik strategis yang tersebar di wilayah darat maupun perairan Sumatera Barat. Penempatan personel tersebut dilakukan untuk mempercepat respons jika terjadi kondisi darurat selama arus mudik.

"Adapun daerah yang menjadi titik pemantauan antara lain Kabupaten Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, Agam, Batusangkar, hingga Painan dan kawasan pesisir selatan. Selain itu, personel juga ditempatkan di jalur darat Padang-Bukittinggi dan Padang-Solok yang diprediksi mengalami peningkatan arus kendaraan," kata Hendri.

Menurut Hendri, personel di setiap titik bertugas melakukan pemantauan sekaligus memberikan respons cepat jika terjadi kecelakaan atau kejadian yang memerlukan evakuasi. Jika diperlukan, tiga tim tambahan yang siaga di Kantor Basarnas Padang juga siap dikerahkan untuk memperkuat operasi penyelamatan.

"Basarnas Padang juga mengimbau masyarakat untuk menyimpan nomor penting selama perjalanan mudik dan arus balik Lebaran 2026," ujar Hendri. "Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi call center 115 atau nomor 081377000115 agar laporan segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....