Shelter Bencana di Pasbar, Butuh Pembangunan Khusus
- 02 Mar 2025 14:00 WIB
- Padang
KBRN, Padang: Kabupaten Pasaman Barat menghadapi tantangan besar dalam menyediakan fasilitas selter bencana yang memadai. Meskipun kebutuhan tempat pengungsian sangat tinggi, pembangunan selter di daerah tersebut tidak mengalami penambahan pada tahun ini akibat keterbatasan anggaran.
Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat, Ilham Wahab, mengatakan saat ini hanya terdapat satu selter di Kabupaten Pasaman Barat. yang masih dalam tahap pembangunan, yaitu di Kawasan Maligi. Pembangunan selter ini mengalami kendala karena jaraknya cukup jauh dari pusat aktivitas masyarakat.
"Terkait penambahan selter di Kabupaten Pasaman Barat, tahun ini belum bisa kita wujudkan. Karena butuh biaya yang besar. Apalagi lokasi di sana sangat jauh. Di Pasaman Barat baru ada satu selter dan itu pembangunannya baru mencapai 70 persen sejak tiga tahun yang lalu di Daerah Maligi," ujar Ilham Wahab kepada RRI, Sabtu (1/3/2025).
Dengan kondisi ini, BPBD Sumatera Barat mendorong pemanfaatan gedung-gedung pemerintah, termasuk sekolah, masjid, dan kantor, sebagai tempat penampungan sementara saat terjadi bencana. Selain itu, instansi terkait juga diharapkan dapat bekerja sama dalam mengoptimalkan fasilitas yang tersedia, terutama di daerah-daerah rawan bencana.
Ilham Wahab menambahkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi lainnya untuk mempercepat penyelesaian pembangunan selter yang masih terbengkalai. Sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana, BPBD juga terus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman Barat, Jhon Edward, mengharapkan adanya penambahan selter tsunami pada tahun ini. Hal ini disebabkan oleh banyaknya warga yang bermukim di tepi pantai dengan garis pantai sepanjang 152 kilometer. Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama dalam merealisasikan rencana tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....