Jejak Sumitro Djojohadikusumo, Ekonom di Balik Pembangunan Ekonomi Indonesia

  • 04 Agt 2026 18:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sumitro berperan dalam pembangunan ekonomi, industrialisasi, pendidikan, serta pembentukan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
  • Pemikirannya menekankan keterlibatan negara dalam produksi, investasi, pangan, manufaktur, dan penyelesaian ketimpangan struktural.
  • Perjalanannya diwarnai kontroversi PRRI, dukungan intelijen Amerika Serikat, pengasingan, Mafia Berkeley, dan kritik terhadap Orde Baru.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menjelang 81 tahun kemerdekaan, arah pembangunan ekonomi Indonesia kembali menjadi ruang perenungan bersama. Momentum tersebut turut menghidupkan kembali perhatian terhadap warisan pemikiran ekonom Sumitro Djojohadikusumo.

Upaya itu diwujudkan melalui peluncuran buku “Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan” karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi. Kegiatan berlangsung di Auditorium Yusuf Ronodipuro, RRI Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.

Selama perjalanan hidupnya, Sumitro hadir sebagai ekonom, menteri, akademisi, sekaligus penggagas berbagai kebijakan penting. Namun, kiprahnya juga bersinggungan dengan pergolakan politik, pengasingan, dan kontroversi hubungan internasional.

Perjalanan panjang itu memperlihatkan hubungan erat antara pemikiran ekonomi, kekuasaan, pendidikan, dan nasionalisme. Karena itu, sosok Sumitro tidak dapat dibaca hanya melalui satu babak sejarah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....