BPJS Ketenagakerjaan Meulaboh Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Ahli Waris

  • 19 Agt 2026 22:35 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID,Meulaboh – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Meulaboh menunjukkan komitmennya memberikan nilai lebih di luar perlindungan dasar melalui peluncuran Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA), Ruang Rapat Kantor BPJS Ketenagakerjaan Meulaboh, Selasa 18 Agustus 2026 d

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Aceh Barat.

Program PEKA dirancang melalui pendekatan literasi keuangan dan kewirausahaan untuk membekali para ahli waris penerima manfaat jaminan sosial agar mampu mengelola santunan yang diterima secara bijak. Dana santunan diharapkan dapat dikembangkan menjadi modal usaha yang produktif dan berkelanjutan, bukan hanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif sesaat.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Meulaboh, Fachri Idris, mengatakan secara regulasi tugas utama BPJS Ketenagakerjaan memang berakhir setelah santunan diserahkan kepada penerima manfaat. Namun, melalui semangat Value Beyond Protection, pihaknya ingin turut memastikan keberlanjutan ekonomi keluarga pekerja yang ditinggalkan.

“Kami tidak ingin santunan ini habis begitu saja. Melalui Program PEKA, kami membekali bapak dan ibu sekalian dengan keterampilan kerja dan manajemen keuangan agar dana santunan tersebut bisa berputar menjadi modal usaha yang menopang masa depan keluarga secara mandiri,” ungkap Fachri Idris dalam sambutannya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang keuangan dan kewirausahaan.

Bank Aceh Cabang Meulaboh memberikan materi mengenai literasi keuangan, khususnya tata kelola pendanaan rumah tangga, perencanaan investasi skala kecil, serta manajemen risiko keuangan setelah kehilangan tulang punggung keluarga.

Sementara itu, Rahmad Maulizar, S.An, memberikan pembekalan terkait kewirausahaan, motivasi bisnis, serta langkah praktis dalam membaca peluang pasar lokal bagi para wirausahawan pemula.

Program PEKA sendiri memfokuskan pendampingan pada tiga pilar utama, yakni pelatihan keterampilan praktis, pengelolaan pendanaan, serta akses jaringan pemasaran.

BPJS Ketenagakerjaan Meulaboh berharap melalui sinergi dengan Disnakertrans Aceh Barat dan dukungan para pemateri, para ahli waris di wilayah pantai barat Aceh tidak hanya mampu bertahan menghadapi guncangan ekonomi setelah kehilangan pencari nafkah.

Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu tumbuh menjadi pelaku UMKM baru yang mandiri, berdaya saing dan produktif, bahkan dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Program PEKA menjadi bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan perlindungan yang tidak berhenti pada pemberian manfaat, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian dan ketahanan ekonomi bagi keluarga pekerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....