Bupati Aceh Barat Hadiri Panen Perdana Ikan Lele Kelompok Disabilitas
- 13 Sep 2026 11:29 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM didampingi Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra Ruswaidi menghadiri panen perdana ikan lele sangkuriang hasil budidaya kelompok disabilitas di Kantor Dinas Sosial Aceh Barat, Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Barat meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas melalui usaha produktif.
Tarmizi mengatakan program budidaya ikan lele tersebut merupakan salah satu bentuk pendampingan pemerintah terhadap kelompok disabilitas di Aceh Barat. Menurutnya, program serupa akan terus dikembangkan melalui sektor pertanian, peternakan dan usaha mikro, kecil dan menengah.
“Selain menertibkan pengemis, kita juga menyiapkan usaha seperti budidaya ikan lele,” kata Tarmizi.
Ia berharap berbagai program pemberdayaan ekonomi dapat memberikan penghasilan yang lebih baik bagi penyandang disabilitas setiap bulan. Pemerintah daerah juga berkomitmen memperluas kesempatan usaha agar kelompok disabilitas tidak bergantung pada aktivitas meminta-minta.
Tarmizi menegaskan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat ingin membangun kemandirian masyarakat melalui kegiatan ekonomi yang produktif. Ia juga mengajak seluruh pihak mendukung kelompok disabilitas agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
“Semua disabilitas di Aceh Barat harus kompak, rajin dan tidak meminta-minta,” ujarnya.
Menurut Tarmizi, pemerintah daerah bersama Dinas Sosial dan Satpol PP juga terus melakukan penertiban terhadap aktivitas meminta-minta yang dilakukan oleh orang dari luar daerah. Langkah tersebut diiringi dengan upaya menghadirkan alternatif usaha agar masyarakat memiliki sumber pendapatan yang lebih layak.
Ia menjelaskan hasil panen ikan lele kelompok disabilitas tersebut telah dipesan seluruhnya oleh pemilik usaha katering. Kondisi tersebut menunjukkan hasil budidaya mulai memiliki pasar dan berpeluang dikembangkan dalam skala yang lebih besar.
Tarmizi selanjutnya menginstruksikan agar hasil panen kelompok disabilitas dapat dipasarkan kepada aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Menurutnya, dukungan pasar dari lingkungan pemerintah dapat membantu memastikan keberlanjutan usaha kelompok tersebut.
“Kita harapkan hasil panen ini juga dibeli oleh ASN di lingkungan Pemkab Aceh Barat,” katanya.
Bupati berharap program pemberdayaan ekonomi bagi kelompok disabilitas tidak berhenti pada budidaya ikan lele. Pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan usaha pada berbagai sektor sesuai potensi dan kemampuan kelompok disabilitas.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat ingin memastikan penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang sama untuk bekerja dan meningkatkan kesejahteraan. Panen perdana ikan lele menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun kemandirian ekonomi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap aktivitas meminta-minta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....