Didampingi Dinsos, Kelompok Disabilitas Berhasil Panen Perdana Ikan Lele

  • 13 Sep 2026 11:33 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Kelompok Disabilitas Aceh Barat memanen perdana ikan lele sangkuriang hasil budidaya yang didampingi Dinas Sosial Aceh Barat di Kantor Dinas Sosial setempat, Sabtu, 12 September 2026. Panen tersebut menjadi momentum bagi kelompok disabilitas untuk memperkuat usaha produktif sekaligus meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi anggotanya.

Ketua Kelompok Disabilitas Aceh Barat, Idrus Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM yang telah mendukung program budidaya ikan lele tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah memberikan peluang bagi kelompok disabilitas untuk mengembangkan usaha secara lebih mandiri.

“Terima kasih kepada Bupati Aceh Barat yang telah mendukung program budidaya ikan lele,” kata Idrus.

Idrus berharap hasil panen ke depan dapat terus meningkat sehingga usaha tersebut memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi kelompok disabilitas. Ia juga meminta program pemberdayaan tersebut dapat dilanjutkan dan tidak berhenti setelah panen perdana.

“Ke depan mudah-mudahan hasil panen bisa lebih meningkat dan program ini terus berlanjut,” ujarnya.

Menurut Idrus, keberlanjutan program sangat penting untuk menjaga semangat anggota kelompok dalam mengembangkan usaha. Dengan pendampingan dan dukungan yang konsisten, kelompok disabilitas diharapkan mampu meningkatkan produksi sekaligus memperluas pemasaran hasil budidaya.

Panen perdana tersebut menunjukkan bahwa penyandang disabilitas juga mampu menjalankan kegiatan ekonomi produktif apabila memperoleh kesempatan dan dukungan yang tepat. Kelompok disabilitas berharap usaha budidaya lele dapat berkembang menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan.

Idrus juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat yang melarang penyandang disabilitas melakukan aktivitas meminta-minta. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dibarengi dengan penyediaan usaha produktif agar masyarakat disabilitas memiliki pilihan untuk memperoleh penghasilan.

“Kami sangat mendukung instruksi Bupati terkait larangan mengemis bagi kelompok disabilitas,” tegas Idrus.

Ia menilai program budidaya lele dapat menjadi salah satu contoh usaha yang mampu membuka peluang kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas. Karena itu, kelompoknya berharap pemerintah terus memberikan pendampingan, bantuan pengembangan usaha dan akses pemasaran.

Dukungan terhadap kelompok disabilitas juga diharapkan tidak hanya diberikan pada tahap awal usaha. Pendampingan berkelanjutan dinilai penting agar produksi meningkat, pemasaran semakin luas dan manfaat ekonomi dapat dirasakan seluruh anggota kelompok.

Idrus berharap panen perdana ini menjadi awal dari pengembangan usaha yang lebih besar bagi kelompok disabilitas Aceh Barat. Dengan kerja sama pemerintah dan kelompok disabilitas, usaha produktif tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat kemandirian anggotanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....