Tarmizi Minta PUPR-Perkim Perkuat Kolaborasi Layani Masyarakat
- 14 Jul 2026 16:46 WIB
- Meulaboh
Poin Utama
- Bupati Tarmizi memimpin apel pagi gabungan dan rapat koordinasi PUPR serta Perkim di Kantor PUPR Aceh Barat pada 14 Juli 2026 untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan pelayanan masyarakat.
- Keterbatasan anggaran daerah menuntut aparatur pemerintah untuk meninggalkan pola kerja lama dan menerapkan cara kerja yang lebih inovatif, kreatif, dan efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
- Bupati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara PUPR dan Dinas Pertanian dalam pembangunan irigasi agar program tepat sasaran dan mampu meningkatkan produktivitas lahan.
RRI.CO.ID, Meulaboh - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, memimpin apel pagi gabungan dan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) di Kantor PUPR Aceh Barat, Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti jajaran kedua dinas tersebut bertujuan memperkuat koordinasi, mengevaluasi berbagai persoalan di sektor infrastruktur, serta menyusun langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas.
Bupati Tarmizi mengatakan apel gabungan tersebut merupakan agenda baru Pemerintah Kabupaten Aceh Barat yang diawali bersama Dinas Pertanian dan akan dilaksanakan secara bergilir di seluruh organisasi perangkat daerah. Menurutnya, kegiatan itu menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi sekaligus membahas berbagai kendala yang dihadapi setiap dinas agar dapat segera diselesaikan.
Dalam arahannya, Tarmizi mengingatkan seluruh aparatur agar memahami kondisi keuangan daerah yang saat ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai situasi tersebut menuntut seluruh perangkat daerah untuk meninggalkan pola kerja lama dan mulai beradaptasi dengan berbagai tantangan yang ada.
"Keadaan tahun ini sangat jauh berbeda dengan tahun yang lalu, kondisi keuangan fiskal lemah, tidak ada pilihan lain kita berada dalam keadaan tidak baik-baik saja sehingga kita harus menyadari ini bahwa kita tidak boleh lagi berada dalam zona nyaman," kata Tarmizi.
Menurut Tarmizi, keterbatasan anggaran harus dijawab dengan cara kerja yang lebih inovatif, kreatif, dan efektif. Ia meminta seluruh aparatur mampu bekerja lebih keras agar berbagai kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi meskipun dalam kondisi fiskal yang terbatas.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya antara Dinas PUPR dan Dinas Pertanian dalam mendukung pembangunan infrastruktur pertanian. Menurutnya, setiap program pembangunan irigasi harus mengacu pada data yang disusun oleh Dinas Pertanian agar tepat sasaran dan mampu meningkatkan produktivitas lahan.
"Di sini Dinas Perkim dan PUPR itu fokus kepada infrastruktur, misalnya di PUPR selama ini fokus pada jalan, jembatan dan irigasi, bagaimana ke depan ada kolaborasi lintas sektor. Semua program PUPR untuk irigasi datanya nanti dari Dinas Pertanian, sehingga lahan yang tadinya tidak produktif menjadi produktif," ujarnya.
Selain itu, Tarmizi meminta Dinas Perkim melakukan pemetaan yang lebih akurat terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk rumah layak huni bagi warga kurang mampu dan penerangan jalan yang selama ini masih menjadi keluhan masyarakat. Ia menilai perencanaan berbasis data menjadi kunci agar setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat.
Tarmizi juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial membuat masyarakat semakin mudah menyampaikan kritik maupun keluhan kepada pemerintah. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah menerapkan strategi jemput bola dengan menyelesaikan persoalan sebelum menjadi perhatian luas di ruang publik.
"Di era digital dan media sosial saat ini sangat mudah bagi masyarakat dalam hal komplain atau protes melalui media sosial. Oleh karena itu kita melakukan strategi jemput bola menyelesaikan permasalahan tanpa harus menunggu ada laporan dan diviralkan terlebih dahulu," katanya.
Lebih lanjut, Bupati meminta seluruh dinas aktif menyampaikan informasi mengenai program dan kinerja pemerintah kepada masyarakat, baik melalui pertemuan langsung maupun media sosial resmi. Menurutnya, keterbukaan informasi akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
Di akhir arahannya, Tarmizi mengajak seluruh aparatur untuk menerapkan efisiensi anggaran dan memastikan setiap program yang diusulkan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat serta sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Aceh Barat. "Oleh karena itu, saya mengajak kepada semua jajaran untuk menyikapi itu dengan sangat serius, di kantor lakukan penghematan dalam hal efisiensi anggaran, program yang diusulkan harus sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat serta visi misi kita," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....